Netral English Netral Mandarin
23:33 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Dukung Polisi Tolak Demo 1812 dan Tolak Bebaskan Rizieq, FH: Biar Mereka Tidak Besar Kepala

Jumat, 18-December-2020 07:40

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Ferdinand Hutahaean (FH) memberikan apresiasi kepada Kepolisian karena tidak memberikan izin untuk aksi demo 1812 Hari ini. Menurut Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia Itu, selain Tak mengizinkan demo, Polisi Juga harus menolak pembebasan Rizieq Shihab. 

"Langkah Polri utk tdk memberikan STTP Aksi 1812 sdh tepat dan hrs didukung.
Dan kita mayoritas rakyat hrs mendorong Polri untuk menolak pembebasan Rizieq Sihab. Hukum hrs tegak.

Sy tak bs bayangkan andai Rizieq dibebaskan, seberapa besar kepala mereka," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Jumat (18/12/2020).



Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah kelompok akan menggelar Aksi 1812 di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, untuk menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab. Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan mengeluarkan izin kegiatan tersebut.

"Ya, tidak mengeluarkan. Izin tidak dikeluarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Meski begitu, polisi tetap mengantisipasi. Polisi akan melakukan upaya pencegahan agar massa tidak berkumpul dan menimbulkan kerumunan.

"Kita akan lakukan operasi kemanusiaan. Kita mulai dari mana? Preventif kita mulai dari Bekasi, dari daerah kita sampaikan tidak boleh ada kerumunan. Operasi kemanusiaan yang akan kita lakukan," jelasnya.

Yusri menjelaskan, petugas-petugas dari sektor terkecil dari Babinsa dan Binmas akan disertakan untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi yang bakal mengundang kerumunan tersebut.

"Kita secara preventif kita sampaikan mau ada kumpul 10 orang, kita akan datangi. Mekanismenya seperti itu," jelas Yusri.

Sementara itu, meski izin kegiatan tidak dikeluarkan, Yusri mengatakan pihaknya tetap menyiapkan personel pengamanan. Namun dia masih belum memerinci terkait jumlah personel pengamanan tersebut.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati