Netral English Netral Mandarin
06:42 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
GPK Desak Pemerintah Bentuk Tim Independen Usut Bentrokan FPI-Polisi

Sabtu, 12-December-2020 17:00

Netralnews
Foto : GPK saat deklarasi beri dukungan.
Netralnews
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) ikut menyatakan sikap soal insiden bentrokan antara polisi dan Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek Km 50 pada Senin (7/12/2020) lalu.

Ketua GPK, Andi Surya Wijaya mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menindaklanjuti kasus yang menewaskan 6 laskar FPI itu.

"Soal tragedi kemanusiaan yang terjadi kemarin di jalan tol yang katanya antara FPI dan kepolisian, kami dari PP GPK menyimpulkan bahwa kita menyerahkan sepenuhnya kepada Komnas HAM atau yang terkait untuk menindaklanjuti masalah ini," kata Andi kepada wartawan, Sabtu (12/12/2020).



Selain itu, lanjut Andi, GPK juga mendesak  pemerintah agar segera membentuk tim pencari fakta(TPF) independen untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan dijelaskan secara terbuka kepada publik untuk menghentikan opini liar yang beredar dan berkembang di masyarakat.

"Kami juga mendesak kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden, agar segera membentuk tim independen pencari fakta untuk mencari apa kira-kira yang terjadi sebenarnya dan dijelaskan secara utuh kepada masyarakat," ungkap Andi.

Organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mendesak pembentukan tim independen karena pihak kepolisian dan FPI memiliki versi masing-masing terkait insiden tersebut. Kedua belah pihak sama-sama mengklaim sebagai pihak yang lebih dulu diserang dalam bentrokan itu.

"Karena Kita mohon dengan sangat dan tegas dari PP GPK menyampaikan kepada pemerintah untuk menindaklanjuti hal ini.
Sehingga masyarakat tidak melihat ini menjadi sesuatu yang kontraproduktif yang hari ini memang belum jelas," pungkas Andi.


 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani