Netral English Netral Mandarin
13:49 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
GPK Yakin PPP Kembali Berjaya Jika Dipimipin Suharso Monoarfa

Kamis, 10-December-2020 22:19

Ketua Panitia Deklarasi dukungan kepada Suharso Monoarfa, Ikbal Sayuti.
Foto : Adiel Manafe/Netralnews
Ketua Panitia Deklarasi dukungan kepada Suharso Monoarfa, Ikbal Sayuti.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jelang Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) mendeklarasikan dukungan kepada Suharso Monoarfa untuk menjadi Ketua Umum PPP Periode 2020-2025.

Deklarasi dukungan GPK kepada Suharso ini digelar di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2020). Hadir dalam acara tersebut pengurus pusat dan pengurus wilayah GPK dari berbagai daerah.

"Pada hari ini melaksanakan deklarasi untuk mendukung Bapak Suharso Monoarfa menjadi Ketua Umum PPP periode 2020-2025," kata Ketua Panitia Deklarasi, Ikbal Sayuti.



Ikbal mengungkapkan, saat ini PPP merupakan partai yang lemah sehingga membutuhkan sosok pemimpin yang kuat serta rekam jejak yang baik dan sudah teruji agar mampu mengembalikan kejayaan partai berlambang Ka'bah itu.

Figur pemimpin demikian, lanjut Ikbal, ada pada sosok Suharso yang saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP.

"Sebenarnya ini adalah keputusan yang sangat berani, tapi kenapa kami berani melakukan itu? Karena kami meyakini bahwa bapak Suharso adalah sosok yang sangat tepat untuk mengangkat kembali PPP yang sekarang ini lemah," ujarnya.

"Jadi butuh sosok yang kuat yang bisa membawa kembali PPP jaya, moga-moga PPP kembali menang seperti sebelum-sebelumnya. Nah itu ada pada sosok seorang Bapak Suharso Monoarfa," sambung Bendahara Umum Pengurus Pusat GPK itu.

Suharso, tambah Ikbal, sangat berpengalaman di dunia politik maupun pemerintahan. Hal itu dibuktikan dengan berbagai jabatan yang diemban dan segudang prestasi yang diukir Suharso selama ini.

Suharso saat ini menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Ia diketahui pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode pertama Presiden Jokowi, kemudian anggota DPR periode 2004-2009, dan Menteri Perumahan Rakyat era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Beliau ada sosok yang sangat berpengalaman, baik itu pengalaman politik, kemudian beliau sudah menjabat menteri dua kali, kemudian anggota dewan. Jadi pengalaman politik beliau sangat luar biasa," jelas Ikbal.

Selain itu, Iqbal membeberkan bahwa pihaknya mendukung penuh Suharso menjadi Ketum PPP periode 2020-2025, karena komitmen GPK dalam menjaring kader-kader baru PPP, sejalan pemikiran Suharso untuk membesarkan partai tersebut dan mempertahankan supaya PPP tetap lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) di Pemilu 2024 mendatang.

"Kami di GPK sebenarnya sudah berkomitmen menjadikan diri kami sebagai laboratorium kader untuk membuat semakin banyak orang-orang bergabung dengan kita," terangnya.

"Dan ini selaras dengan pemikiran Pak Suharso yang menginginkan bahwa PPP kedepannya adalah partai pemilu yang bisa meningkatkan electoral supaya PPP aman di 2024, kita tidak ingin PPP terlempar dari Parlemen 2024 kalau seandainya kita tidak lolos parliamentary threshold," papar Ikbal.

Atas dasar itulah, Ikbal menegaskan, jika PPP dipimipin Suharso lima tahun ke depan, maka akan kembali menjadi partai besar yang bakal diperhitungkan di pesta demokrasi pada tahun-tahun mendatang.

"Oleh sebab itu, harapan kami, keyakinan kami, kalau Pak Suharso kita dukung menjadi Ketua Umum PPP, maka beliau akan bisa bawa PPP lolos dari parliamentary threshold sehingga PPP tetap ada," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli