Netral English Netral Mandarin
05:48 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
Hadapi Libur Nataru, Pelaku Usaha Diingatkan Lakukan Disiplin Prokes

Jumat, 04-December-2020 11:15

Istimewa
Foto : Salah satu wisata alam di Indonesia.
Istimewa
16

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Para pelaku usaha baik pengelola hotel, restoran, maupun destinasi wisata di Kota Surabaya, Jawa Timur, agar tak mengendorkan disiplin protokol kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Antiek Sugiharti di Surabaya, Jumat (4/12/2020), mengatakan protokol kesehatan yang ada saat ini sesuai dengan Perwali 28 Tahin 2020 dan Perwali 33 Tahun 2020, bahwa industri pariwisata khususnya destinasi pariwisata harus menerapkan protokol kesehatan.

"Kami berharap kepada seluruh pemilik perhotelan, restoran maupun destinasi wisata di Surabaya agar konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan. Termasuk pula pengawasan yang dilakukan Satgas COVID-19 mandiri kepada para pengunjung," katanya.



Selain itu, lanjut dia, menjaga jarak dan membatasi jumlah pengunjung sesuai dengan ketentuan maksimal setengah dari kapasitas yang ada.

Untuk meminimalisir kontak langsung, ia juga mendorong pelaku usaha atau pengelola destinasi wisata agar mengupayakan penggunaan elektronik, seperti pembelian karcis ataupun tanda masuk lainnya.

"Supaya bisa dikontrol juga jumlah pengunjung yang masuk, sehingga tidak melebihi kapasitas yang ada," katanya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya mengimbau warga Surabaya agar tidak pergi ke luar kota pada saat libur Natal dan Tahun baru 2021 sebagai upaya memutus rantai penyebaran viris corona jenis baru atau COVID-19.

Risma mengatakan meski kenaikan kasus COVID-19 pascaliburan sebelumnya dapat diantisipasi, namun pihaknya mengaku khawatir karena warga berpotensi besar kembali bepergian ke luar kota saat libur natal dan tahun baru ini.

"Masalahnya ini nanti ada liburan lagi. Saya berharap kalau memang tidak terpaksa, tidak keluar kota terlebih dahulu," katanya dilansir dari Antara.

Reporter : widi
Editor : widi