Netral English Netral Mandarin
14:14 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
Ini Alasan Rina Nose Eksperimen Rapid Test Pakai Sambal Cireng yang Hasilnya Positif

Minggu, 20-December-2020 18:37

Rina Nose dan Eksperimen Rapid Test dengan Sambal Cireng
Foto : Tangkapan Layar Instagram Rina Nose
Rina Nose dan Eksperimen Rapid Test dengan Sambal Cireng
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Artis sekaligus Komedian Wanita Rina Nose melakukan sebuah eksperimen yang tak terduga. Dia melakukan rapid test menggunakan sambal cireng dan hasilnya dua garis. 

Dia lantas melakukan rapid test pada diri sendiri dan orang-orang rumah yang makan sambal yang sama dalam satu mangkok. Hasilnya ternyata menunjukkan satu garis dan dia berpesan pada warganet untuk tidak iseng melakukan eksperimen serupa karena berujung bingung. 

Tindakan Rina lantas mendapatkan hujatan karena menguji sambal cireng dan hasilnya positif. Dia mempertanyakan, apa yang salah dari eksperimen uji sampel yang dia lakukan. 



Rina merasa tindakannya tidak menyakiti makhluk hidup manapun dengan eksperimennya. Menurutnya, yang menyakitkan justru komentar warganet.

"Saya mah cuma mikir, nyari tau, studi banding, dan menguji semua informasi yang ada. Kan eksperimen memang dilakukan untuk menguji kebenaran. Dan dari hasil uji yang saya lakukan, saya ga akan ngasih kesimpulan apa2 dulu, cuma ngajak mikir aja," kata Rina, dikutip dari unggahan Instagramnya, Minggu (20/12/2020).

Lebih lanjut Rina memberikan penjelasan. Kata dia, selama sembilan bulan terakhir ini kita selalu disuguhi informasi mengenai situasi pandemi, dari mulai negara sendiri, sampai negara-negara dari berbagai belahan dunia. 

Disadari atau tidak, sejak situasi pandemi dampaknya masyarakat menjadi terpecah belah. Ada kubu yang percaya Covid-19, ada kubu yang tidak percaya Covid-19. Padahal Covid-19  diketahui Rina bukan suatu kepercayaan. 

"Jadi kalo saya ditanya, saya ada di kubu mana? Saya mah ada di barisan luar yang mau berpikir, belajar, dan nyari tau terus," kata Rina.

Rina tegaskan dirinya tidak mau berkubu karena tidak bermusuhan. Dia sadari banyak yang stress, kesusahan, kebingungan, ketakutan, saling menyalahkan, saling sinis, saling tuduh, saling curiga, gara-gara satu jenis virus yang penjelasannya sampai sekarang masih banyak yang bingung. 

"Jangankan kita rakyat biasa, para ahli aja masih saling debat dan adu argumen berdasarkan ilmunya masing2 mengenai virusnya, alat tes nya dan penanganannya," ujar Rina.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati