Netral English Netral Mandarin
02:05 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Inilah yang Dicari Masyarakat Hong Kong dari Indonesia

Selasa, 08-December-2020 10:45

Sebanyak 16 perusahaan lakukan ekspor perdana.
Foto : Bisnis.
Sebanyak 16 perusahaan lakukan ekspor perdana.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebanyak tujuh perusahaan skala kecil dan menengah (UKM) melakukan ekspor perdana. Kegiatan ekspor ini dilakukan secara serentak di Lamongan, Jawa Timur; Boyolali, Jawa Tengah; Sunter, DKI Jakarta, dan sejumlah kota lain yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia.
 
Ketujuh UKM yang melakukan ekspor perdana dalam kegiatan ini, yaitu PT Lestari Jaya Bangsa (Jawa Tengah, produk emping belinjo), UD Sinar Mulyo (Jawa Tengah, produk kapuk fiber), CV Yukari Cahaya Abadi (Jawa Timur, produk tempat tidur sapi), PT Rimbun Alam Dewata (Bali, produk bawang merah), CV Aromata Anugrah Sultan (Sulawesi Selatan, produk kemiri olahan), PT Syam Surya Mandiri (Kalimantan Timur, produk udang beku), dan CV Masageah (Kalimantan Timur, produk lidi nipah). Sedangkan, negara tujuan ekspornya adalah Arab Saudi, India, Jepang, Singapura, dan Hongkong.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan, total 54 UKM yang mengikuti kegiatan ini adalah bukti bahwa masa pandemi tidak menyurutkan geliat ekspor ke pasar global. Di samping itu, Mendag juga mengapresiasi ketujuh pelaku UKM yang melakukan ekspor perdana di tengah pandemi ini.

 “Ketujuh pelaku UKM tersebut tentunya diharapkan dapat memotivasi dan menjadi contoh bagi pelaku UKM yang lain untuk terus mengembangkan produknya dan memperluas pasar. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan UKM dalam meningkatkan daya saing produk dan memanfaatkan peluang pasar global. Dengan keuletan, kegigihan, dan semangat, saya yakin para pelaku UKM dapat menembus pasar ekspor,” ujar Mendag, dalam siaran persnya, Senin, (7/12/2020).



Mendag juga mendorong pelaku UKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk-produknya agar semakin banyak produk-produk UKM yang menembus pasar internasional. “Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus hadir bagi para pelaku usaha UKM agar dapat meningkatkan daya saingnya sehingga semakin kompetitif di pasar global. Selain itu, perwakilan perdagangan di luar negeri juga siap membantu para pelaku UKM berorientasi ekspor dalam memasarkan produk- produknya ke mancanegara,” pungkas Mendag.
 

 

 

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sulha Handayani