Netral English Netral Mandarin
16:40 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
Kenang Gus Dur, Anak Kiai Masuk Kristen, BS: Candamu Menyegarkan Ruang Batin Kami

Rabu, 30-December-2020 11:20

Kenang Gus Dur, Birgaldo sebut canda Gus Dur menyegarkan ruang batin anak bangsa
Foto : Istimewa
Kenang Gus Dur, Birgaldo sebut canda Gus Dur menyegarkan ruang batin anak bangsa
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat kemanusiaan Birgaldo Sinaga, Rabu (30/12/20) membuat catatan pendek mengenang Almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Bagi Birgaldo, pernyataan Gus Dur terus menyegarkan ruang batin anak bangsa.

"Selain humanis, Gus Dur juga diingat sebagai sosok suka humor. Rasa humornya bahkan kelewatan. Joke2nya tingkat dewa. Seperti joke Anak Kyai ini," kata Birgaldo.

"Terimakasih banyak Gus telah mengisi ruang republik ini dengan cintamu yang tulus bagi kemanusiaan. Terimakasih banyak meskipun Gus telah pergi, candamu masih terus menyegarkan ruang batin kami anak bangsa yang masih saja sok repot ini," tandas Birgaldo.

Baca Juga :


Berikut catatan lengkap Birgaldo:

MENGENANG GUS DUR

Hari ini, 30 Desember, 11 tahun lalu, Gus Dur meninggal dunia.Gus Dur, Presiden ke-4 RI dikenang sebagai guru bangsa. Guru yang mengajarkan kemanusiaan sebagai nilai tertinggi dalam pengabdian hidup.

Selain humanis, Gus Dur juga diingat sebagai sosok suka humor. Rasa humornya bahkan kelewatan. Joke2nya tingkat dewa.Seperti joke Anak Kyai ini.

Terimakasih banyak Gus telah mengisi ruang republik ini dengan cintamu yang tulus bagi kemanusiaan.Terimakasih banyak meskipun Gus telah pergi, candamu masih terus menyegarkan ruang batin kami anak bangsa yang masih saja sok repot ini.

Birgaldo Sinaga

Birgaldo juga mengunggah catatan yang dimaksud tentang anak kiai masuk Kristen. Berikut catatannya:

Gus Dur juga pernah bercerita bahwa ada seorang kiai yang sering  mengeluh kepada  dirinya.  Kiai itu, kata Gus Dur, merasa doa-doanya tidak pernah dikabulkan oleh Tuhan. Padahal dirinya sudah melakukan banyak ibadah, baik ibadah wajib maupun sunah.

Namun, Tuhan sepertinya masih tidak mau mendengarkan doa-doa dan harapannya. Sang kiai tersebut terus mengeluh, karena kata Gus Dur, putra sang kiai itu murtad dan masuk Kristen.

Dia merasa salah memberikan pendidikan. Oleh  karena  itu, sang kiai selalu berdoa supaya anaknya bisa bertobat untuk  kembali lagi ke Islam.

Tentu saja, selain berdoa, sang kiai juga berusaha keras menyadarkan anaknya  melalui nasihat-nasihat dan  bahkan hardikan.

Mendengar keluhan sang kiai tersebut, Gus Dur pun hanya  menjawab enteng,  "Sampean ini jangan mengeluh terus  kepada Tuhan! Tuhan juga punya masalah yang sama dengan Sampean.  Anak  Tuhan  satu-satunya,  Yesus, juga masuk Kristen."

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto