Netral English Netral Mandarin
15:33 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Pasal Modal Positif di Sepanjang Pekan Ini, Pencatatan Saham dan Obligasi Ramai

Sabtu, 19-December-2020 18:30

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia
Foto : Istimewa
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Sepanjang periode 14 – 18 Desember 2020, Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan data perdagangan yang didominasi data positif. Demikian bunyi keterangan tertulis yang disampaikan Bursa Efek Indonesia pada Sabtu (19/12/2020) terkait aktivitas perdagangan saham dan pencatatan efek untuk periode tersebut.

Kenaikan tertinggi terdapat pada rata-rata volume transaksi sebesar 9,36 persen menjadi 31,344 miliar saham dari 28,660 miliar saham pada pekan yang lalu.

Kemudian rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan meningkat sebesar 9,07 persen atau menjadi Rp20,769 triliun dari Rp19,042 triliun pada penutupan pekan lalu. 



Tidak hanya itu, data rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat sebesar 3,27 persen menjadi 1.478.220 kali transaksi dibandingkan 1.431.411 kali transaksi pada pekan sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun mengalami peningkatan 2,80 persen dan berada pada level 6.104,324 dari posisi 5.938,329 pada penutupan pekan lalu. 

Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga ditutup meningkat 2,78 persen atau sebesar Rp7.101,974 triliun dari Rp6.910,151 triliun pada pekan sebelumnya. Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp2,680 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp47,051 triliun.

Pada Senin (14/12), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan Indeks IDX ESG Leaders. Indeks IDX ESG Leaders merupakan indeks kinerja harga saham-saham dengan nilai Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang baik dan tidak terlibat pada kontroversi secara signifikan, serta memiliki likuiditas transaksi sekaligus kinerja keuangan yang baik. Penilaian ESG dan analisis kontroversi dilakukan oleh Sustainalytics. Peluncuran indeks ini dapat dilihat pada Pengumuman Bursa nomor Peng-00363/BEI.POP/11-2020.

Dua Perusahaan baru mencatatkan sahamnya di BEI. Pertama, pada Kamis (17/12), PT Victoria Care Indonesia Tbk. dengan kode saham VICI, menjadi perusahaan tercatat ke-49 pada tahun 2020. VICI dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Cosmetics and Household. 

Pada hari berikutnya, Jumat (18/8), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. dengan kode saham PMMP, mulai dicatatkan di BEI dan menjadi perusahaan tercatat ke-50 pada tahun 2020. PMMP dicatatkan pada sektor Consumer Goods Industry dengan subsektor Food and Beverages.

Pada pekan ini, juga terdapat 2 (dua) pencatatan obligasi, yaitu pada Senin (14/12) Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap V Tahun 2020 (Obligasi Tahap V) yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp3.331.025.000.000. 

Pada hari yang sama terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (Perseroan) dengan nilai nominal sebesar Rp3.555.795.000.000.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 101 emisi dari 58 Emiten senilai Rp84,96 triliun. Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp431,88 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Emiten. 

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 133 seri dengan nilai nominal Rp3.754,59 triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,13 triliun.
 

Reporter :
Editor : Irawan HP