Netral English Netral Mandarin
00:28 wib
Polisi akan mengumumkan hasil gelar perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara yang dihadiri oleh selebriti Raffi Ahmad pada Kamis (21/1). Komisi III DPR menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal Komisi III DPR.
Bahagia Itu Berbagi kepada Sesama

Jumat, 18-December-2020 13:09

Menurut Birgaldo Sinaga, Bahagia Itu Berbagi kepada Sesama
Foto : Istimewa
Menurut Birgaldo Sinaga, Bahagia Itu Berbagi kepada Sesama
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pada 17 Maret 2017, saat aksi kawal sidang Ahok hingga pukul 13.50 Wib, antaran nasi belum tiba. Perutku keroncongan apalagi panas terik sudah sampai ke daging.

Ada pedagang Siomay yang selalu berjualan di pojok pinggir jalan depan Kementan. Siomay paket murah seharga 6 ribu sepiring. Saya borong buat teman teman relawan 40 piring. Lumayan ganjal kampung tengah sementara.

Pas mau bayar, seorang Bapak yang dari pagi mencari saya menghadang tangan saya. "Biarkan saya lae yang bayar," potongnya. Saya menolak si Bapak itu.  Lalu menyorongkan uang ke Bang Siomay.

"Biarkan saya lae...gak apa apa. Kali ini saya ya..mohonlah lae," balasnya sambil meminta Bang Siomay menerima uangnya.

Selidik punya selidik, si Bapak berkalung emas ini bernama Pak Sianipar. Pak Sianipar ini adalah follower saya yang datang jauh jauh dari Amerika California. Kebetulan ada urusan keluarga juga. Dia pendukung Ahok di Amerika.

Pak Sianipar sudah senior. Sudah 28 tahun tinggal di Amrik. Saat muda Ia pernah demo di KJRI menuntut Soeharto mundur. Ia sangat mencintai tanah airnya. Meski dari jauh Ia selalu aktif melihat dinamika politik nasional.

Nah, kalo rezeki emang gak lari ke mana ya. Ada aja orang baik yang mau berbagi kebaikan.

Di tempat lain, seorang pedagang pecal juga saya pesan agar melayani semua pesanan relawan. Sampai habis juga orderannya. Pas mau bayar, entah siapa darimana kata si mbok penjual pecal semua pecal sudah dibayar. Orangnya sampai sekarang saya gak tahu.

Penjual pop mie, minuman sachetan juga keciprat rezeki saat kami ada di  sana. Tidak banyak memang uang keluar yang kami belikan. Berapalah harga kopi sachetan dan popmi. Tapi bagi mereka itu adalah nafas bagi keluarga mereka.

Bagi saya, bahagia itu sederhana, menatap wajah pedagang kecil ini dengan berseri-seri karena jualannya laku itu sudah membahagiakan. Seperti ibu pedagang pop mie  ini.

Katanya aku orang paling baik di sana. Ia bilang itu sambil memeluk saya. Padahal aku cuma membeli makanan popmi dan minuman ringan jualannya setiap hari saat demo. Membagikan sama teman-teman yang lain.

Coba di mana lagi kamu bisa cari kebahagiaan seperti ini?

Salam perjuangan penuh cinta

Penulis: Birgaldo Sinaga

Baca Juga :


Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto