Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:19wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Oli Castrol, Pelumas Semua Jenis Mobil

Rabu, 30-December-2020 19:55

Oli Castrol.
Foto : Istimewa
Oli Castrol.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bisa dibilang, mobil yang sehat bisa memberikan banyak manfaat. Oleh karena itu, sebagai pemilik, ada baiknya rajin merawat kendaraan. Mulai dari segi interior, eksterior, sampai mesin harus diperhatikan.

Berbicara mengenai mesin, ada salah satu hal yang kerap terlupakan pemilik mobil, yakni perihal oli. Oli merupakan sesuatu yang vital bagi perawatan mesin mobil. Jika pemilik mobil kerap mengabaikan hal ini, siap-siap saja beragam masalah akan menghantui kendaraan.

Untuk mengetahui masalah apa saja yang mungkin muncul, simak ulasan NNC berikut yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Masalah Yang Kerap Muncul Pada Mobil

1.       Performa mesin menurun

Dalam merawat mobil, sebaiknya Anda mengganti oli secara rutin. Baik itu berdasarkan jarak tempuh maupun frekuensi waktu, hal terpenting adalah jangan sampai terlewat. Sebab, jika oli tidak diganti secara berkala, performa mesin mobil akan jauh berkurang. Masalah ini akan ditandai dengan kinerja kurang optimal kala melaju di jalan dan suara mesin akan terdengar kasar. Efek lebih parahnya, mesin tidak bisa bekerja lagi dan mogok. Bila sudah begini, akan makin sulit mengembalikan performa mesin seperti sedia kala.

2.       Mesin overheat

Salah satu fungsi oli adalah sebagai pendingin mesin saat sedang bekerja. Jadi, kendala mesin kepanasan atau overheat bisa diatasi. Namun, berbeda ceritanya kalau oli mesin yang Anda gunakan tidak diganti secara rutin. Sebab, kadar oli kian waktu akan makin berkurang. Bila mesin beroperasi melebihi batas suhu kerjanya, sudah pasti kerusakan komponen akan terjadi. Dimulai dari gejala knocking atau suara mesin yang tidak normal hingga pada akhirnya mesin akan mengeluarkan asap. Wah, berbahaya, ya.

3.       Boros bahan bakar

Selain sebagai pendingin, oli juga berfungsi sebagai pelumas sehingga gesekan antar-komponen mesin menjadi lancar. Jika kadar oli berkurang atau bahkan oli menjadi hitam karena sudah lama tidak diganti, tentu fungsinya sebagai pelumas akan berkurang. Akibatnya, mesin harus bekerja lebih ekstra dan membutuhkan banyak tenaga. Alhasil, boros bahan bakar akan menjadi efek dominonya.

4.       Komponen mesin aus dan rusak

Oli yang tidak rutin diganti secara berkala tidak hanya membuat performa mesin menurun, tapi juga bisa merusak komponen mesin, seperti silinder dan piston. Pasalnya, saat oli menjadi encer karena jarang diganti, komponen mesin langsung bergesekan tanpa pelumas. Bila terus-menerus dibiarkan, gesekan tersebut menimbulkan goresan pada komponen. Oli yang encer juga dapat memicu karat pada komponen mesin. Akhirnya, mesin cepat aus dan rusak. Mobil terpaksa turun mesin bila kondisi ini terjadi. Biaya yang dikeluarkan jadi lebih besar jika dibandingkan mengganti oli secara rutin.

5.       Oli terkontaminasi

Pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak pekerja yang melakukan work from home (WFH). Alhasil, kendaraan pun jadi tak terpakai karena berkurangnya mobilitas harian. Namun, jangan sampai terlena. Kendaraan yang sudah lama terparkir di garasi pun harus sering dicek, utamanya bagian oli mesin. Sebab, mobil yang lama didiamkan ternyata bisa menyebabkan pelumas di dalam mesin terkontaminasi dengan serpihan atau residu logam mesin. Kalau sudah begini, Anda harus cepat menuju ke bengkel dan mengganti oli.

Gunakan Oli Castrol Untuk Mobil Anda

Oli yang Anda gunakan juga tak boleh asal. Sebaiknya, gunakan oli berkualitas yang mengerti kebutuhan mesin, seperti oli Castrol Magnatec. Perlu diketahui, oli mobil Castrol Magnatec memiliki keunggulan molekul pintar dengan teknologi dualock. Molekul pintar tersebut diformulasikan secara khusus untuk melekat pada bagian-bagian mesin yang penting dan secara signifikan mengurangi keausan mesin.

Ketika mesin berhenti, molekul pintar tersebut akan tetap melekat pada bagian-bagian mesin yang penting seperti magnet dan berfungsi memberikan lapisan perlindungan ekstra sejak menghidupkan mesin serta selama pemanasan. Hal itulah yang menjadikan oli mobil Castrol Magnatec bisa diandalkan untuk perawatan mesin mobil yang lebih optimal.

Sebagai informasi, saat ini Castrol juga sedang mengadakan kampanye #StopCarAbuse. Melalui kampanye ini, Castrol ingin mengajak para pemilik kendaraan untuk tidak mengabaikan perawatan mobil. Mobil yang tidak sehat akan merugikan pengendara karena performa yang kurang maksimal.

Begitu sebaliknya, mobil yang terawat akan memberikan banyak manfaat bagi pemilik kendaraan. Dengan demikian, mobil akan senantiasa memberikan performa terbaik dan Anda sebagai pemilik kendaraan telah mendukung kampanye #StopCarAbuse dengan tidak semena-mena terhadap mobil karena oli berteknologi adalah hak segala insan beroda.

Oli Castrol Juga Cocok Untuk LCGC

Mobil di segmen LCGC (Low Cost Green Car) seperti Toyota Calya, Agya, Daihatsu Sigra, Ayla, Honda Brio, Suzuki Karimun Wagon R dan Datsun Go, sebaiknya gunakan oli mesin khusus LCGC. Oli Castrol tidak hanya bisa digunakan untuk mobil mewah maupun sport, tapi juga di segmen LCGC.

Karena hadir sebagai mobil Low Cost Green Car, selain harganya yang murah, mobil LCGC juga irit bahan bakar, serta rendah emisi gas buang. Kapasitas mesinnya pun kecil, antara 1.000 cc sampai 1.200 cc.

"Oli mesin mobil-mobil LCGC itu khusus, sebab secara konstruksi, mesin mobil LCGC itu kecil dan ringkas," ungkap Alvin Suwarna, Director PTT Oil Indonesia.

Karena kontruksi mesinnya yang kecil dan ringkas, sehingga untuk bisa melumasi komponen mesin hingga ke celah sempit di mobil LCGC dengan baik, membutuhkan angka viskositas (tingkat kekentalan) yang encer.

Untuk itu oli LCGC membutuhkan angka viskositas (tingkat kekentalan) yang encer di angka 0w-20 sampai 5W-30. Oli Castrol yang sudah mengandung magnetic juga sangat tepat bagi Anda yang memiliki mobil LCGC.

Castrol Dukung Pemilik Bengkel Mobil

Sebagai salah satu produsen pelumas kendaraan, PT Castrol Indonesia meluncurkan program Castrol Certified Branded Workshop (CBWS) yang ditujukan untuk para pemilik bengkel kendaraan roda empat di Tanah Air, Jumat (4/12/2020).

Acara yang digelar secara virtual tersebut juga meresmikan bengkel Nawilis di Jakarta Pusat dan  Citradhani di Jakarta Utara sebagai bagian dari program CBWS.

Deananda Sudijono, selaku Country Marketing Head Castrol Indonesia mengatakan, program CBWS bertujuan untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan bengkel kepada para pelanggannya.

“Kami menyadari kepuasan dan kenyamanan konsumen tidak hanya datang dari kualitas pelayanan di bengkel, tetapi juga bagaimana kualitas layanan tersebut dapat selalu dijaga standar dan konsistensinya. Menyadari hal ini, kami menghadirkan program Castrol CBWS di Indonesia,” Ungkap Deananda saat konferensi pers virtual, Jumat (4/12/2020).

Mengangkat tajuk Partner Of Life, bengkel yang bergabung dengan program tersebut akan mendapat dukungan produk, layanan, sistem dan teknologi perbengkelan hingga program pengembangan keterampilan dan kesejahteraan bagi para mekanik.

Di samping itu, Deananda juga menyebut pihaknya akan membantu bengkel Castrol CBWS untuk meraih pendapatan yang lebih baik dengan berbagai langkah.

"Kami akan melaksanakan berbagai program lain untuk membantu mitra bengkel Castrol CBWS untuk menarik dan mempertahankan konsumen, mengoptimalkan pendapatan bengkel hingga meningkatan efiensiensi operasional di bengkel," sebutnya.

“Selain itu program Castrol CBWS juga memiliki standarisasi dan sertifikasi dari produk dan layanan secara Internasional. Kami memastikan, setiap konsumen di bengkel Castrol CBWS akan mendapatkan kualitas layanan dengan standar terbaik dan konsisten," sambung Deananda.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian