Netral English Netral Mandarin
05:25 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Persoalkan Ucapan Natal Menag, Pigai Disentil Netizen soal Ucapannya Saat Idul Fitri

Senin, 28-December-2020 15:20

Ucapan Idul Fitri dari Natalius Pigai
Foto : Netizen Twitter
Ucapan Idul Fitri dari Natalius Pigai
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai tengah menjadi sorotan netizen karena responnya mengenal ucapan selamat Natal 2020 dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Natalius melalui akun Twitter-nya menyebut bahwa dirinya tidak membutuhkan ucapan selamat Natal dari orang yang 'tidak tulus' ataupun 'berlebihan'.

Bahkan ia mengaku jarang merespons ucapan Natal dari non Kristiani. Pasalnya, Natalius menilai perayaan Natal masuk dalam forum internum, bukan eksternum.



"Ayahku Protestan Kingmi & Ibu Katolik. Saya tegas! tidak butuh ucapan Natal, baik “tidak tulus” juga “berlebihan” dari luar Kristiani. Jalankan saja agamamu dengan benar," tulis @NataliusPigai2, Minggu (27/12/2020).

"Tiap ucapan Natal dari non kristiani jarang saya respons karena itu forum internum (urusan kami), bukan forum externum (urusan kita)," kata mantan Komisioner Komnas HAM itu.

Cuitan Natalius itu mendapat komentar beragam dari netizen. Ada yang setuju dengan pernyataannya, namun tak sedikit  juga yang justru mengkritik dan menyindir Natalius.

Banyak netizen mengungkit beberapa ucapan selamat berbuka puasa dan Idul Fitri yang disampaikan Natalius Pigai, termasuk pada 2017 lalu, di mana saat itu Pigai mendapat apresiasi dari banyak pihak karena pesan dan ucapan selamat Idul Fitri yang disampaikan lewat tulisan berjudul "Lebaran Ini, Aku Pulang!".

Lantaran sikapnya merespon ucapan selamat Natal dari Menag dinilai kontradiktif dengan apa yang dibuatnya ketika Idul Fitri, netizen pun melontarkan cibiran.

Berikut beberapa komentar netizen di akun Twitter @NataliusPigai2, seperti dilihat netralnews.com, Senin (28/12/2020).

"Ternyata munafik juga itu manusia," sindir@AdeWindiarto.

"Tidak butuh ucapan Idul Fitri dari luar Islam. Jalani saja agamamu dengan benar," sindir @0n091 dengan mengunggah ucapan selamat Idul Fitri dari Pigai.

"Apapun makanannya? Minumnya? Air Ludah sendiri (emoji tertawa)," sentil @gufronian.

"Kami umat muslim juga tak butuh ucapan selamat lebaran darimu @NataliusPigai2 apa begitu mau mu!!!!!" tegas @Ip58370040.

"Kau basuh dulu muka kau biar segar otak kau," tulis @tembenh.

"Mudah-mudahan ini tulus setulus saya mungucapkan hari Natal buat saudaraku sebangsa setanah air yang merayakannya," kata @Dito_M17. Ia mengunggah ucapan selamat Idul Fitri dari Pigai.

Berikut tulisan selamat Hari Raya Idul Fitri dari Natalius Pigai yang diungkit netizen.

LEBARAN INI, AKU PULANG!

Jarum jam bergerak ibarat jugernut yang melintasi jalan bebas hambatan, detak jantung di dada umat muslim menanti hari kemenangan tiba.

Engkau telah melewati Ramadhan yg penuh rintangan, halangan, hambatan dan gangguan menyertai ibarat mengarungi samudera penuh gelombang dan tantangan.

Memang Lebaran unik, penuh kenangan dan makna, romantis nan suci, riang gembira dan suka cita.

Lebaran titik pertemuan antara yang sakral, Surgawia, silaturahmi dan yang profan, urusan duniawia, Silaturahim.

Noda dan dosa, seperti jerami yang mengalir di sungai. Terbawah arus, bermuara ke laut, timbul di hulu.Siklus tanpa dibendung, tanpa henti dan tanpa kompromi

Lebaran di dusun yang kecil, di dusun ku, penuh kenangan. sudah lama telah berlalu, tempo dulu. Kuingin mengulang lagi

Kangen kampung halaman. Di sana nyiur melambai ditepi pantai, angin sepoi sepoi di sawah, gemericik hujan di lereng gunung.

Lebaran ini, harus mudik ke udik, harus pulang, pulang ke kampung halaman, bersujud pada ayah, ibu dan sanak/saudara, nyekar ke leluhur.

Kita bertemu dan akhiri di kata “pengampunan” atas segala noda dan dosa. Ia maha pengampun (Al-Gháfir) bahkan selalu mengampuni (Al-Ghafour).

Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri, untuk handai taulanku tercinta umat muslim dimana Anda berada.

Natalius Pigai, Acra, 2017

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  mengucapkan selamat Natal 2020 melalui video yang diunggah di akun Twitternya, @YaqutCQoumas, Kamis (24/12/2020).

Dalam video berdurasi 1 menit 43 detik itu, Menag menyinggung soal makna dari tema Natal 2020 yang dikutip dari ayat Alkitab Matius 1:23 yang bunyinya "Mereka akan menamakan Dia Imanuel!".

Gus Yaqut juga menyampaikan pesan, harapan dan himbauan kepada umat Kristiani yang merayakan Natal di tengah pandemi Covid-19.

Berikut ucapan Natal Menteri Agama seperti dikutip dari video yang diunggah di akun @YaqutCQoumas.

Saudara sebangsa dan setanah air khususnya umat Kristiani yang berbahagia, Natal tahun ini mengusung tema "Mereka Akan Menamakan-Nya Imanuel".

Melalui tema Natal ini kita diingatkan bahwa penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa ada menaungi kita sekalian. Kita memiliki harapan dan pertolongan sekalipun berada di masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19 ini.

Sebagaimana Yesus Kristus yang lahir sebagai pengajar kebaikan, kesederhanaan, dan sosok yang memberi perhatian kepada kaum lemah serta cinta kasih kepada sesama, kami mengajak semua pihak agar perayaan Natal tahun ini hendaknya dilaksanakan secara sederhana, tidak berlebih-lebihan serta lebih menekankan persekutuan dan berbagi kasih di tengah-tengah keluarga.

Melalui semangat Natal, kami menghimbau seluruh umat Kristiani khususnya dan segenap umat beragama untuk berpartisipasi aktif menciptakan suasana damai dan harmoni seraya terus mendukung pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan.

Mengakhiri sambutan ini, saya selaku Menteri Agama dan atas nama pribadi mengucapkan selamat merayakan Natal 25 Desember 2020 kepada segenap umat Kristiani Indonesia.

Kiranya damai, sukacita dan kebahagiaan Natal senantiasa menyertai kita sekalian dan membangkitkan semangat untuk mewujudkan kehidupan yang penuh damai dan bersahabat. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani