Netral English Netral Mandarin
17:50 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Bersama Anggota FPI, RK Penuhi Panggilan Polda Jabar, DS: Ridwan Kamil Sudah Punya Pengawal

Kamis, 17-December-2020 12:34

Pegiat Medoa Sosial Denny Siregar
Foto : Istimewa
Pegiat Medoa Sosial Denny Siregar
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik terkait kasus kerumunan massa di Megamendung di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat, Rabu (16/12/2020).

Bersama Ridwan Kamil, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang panitia penyelenggara kegiatan yang diduga menyebabkan kerumunan massa Habib Rizieq Shihab di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Terkait pemanggilan dua anggota FPI dan Ridwan Kamil tersebut, pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar nyinyir mengakatan, Ridwan Kamil sekarang sudah punya pengawal.



"Wah kang@ridwankamil sekarang udah punya pengawal ya...!" kata Denny dalam akun Twitternya, @Dennysiregar7.

Diketahui Ketua Tim Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI), Sugito Atmo Prawiro menghadiri pemeriksaan saksi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Jawa Barat (Mapolda Jabar).

Pantauan di lokasi Rabu (16/12/2020), dengan menggunakan mobil Alphard putih, Sugito bersama beberapa orang lainnya tiba di area parkir Gedung Ditreskrimum Polda Jabar sekitar pukul 9.00 WIB .

Menurut Sugito, dirinya hadir mendampingi saksi dari pihak FPI untuk menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Polda Jabar, yakni Ustadz Asep Agus Sofyan dan Habib Muchsin Alatas.

Keduanya akan dimintai keterangan terkait peristiwa kerumunan massa Habib Rizieq Shihab di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli