Netral English Netral Mandarin
22:20 wib
Polisi akan mengumumkan hasil gelar perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara yang dihadiri oleh selebriti Raffi Ahmad pada Kamis (21/1). Komisi III DPR menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal Komisi III DPR.
Rumah Mahfud MD Didemo, Ini Kata Said Didu

Rabu, 02-December-2020 12:15

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu
Foto : Istimewa
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu angkat bicara soal aksi demonstrasi yang terjadi di rumah Menkopolhukam Mahfud MD.

Ia pun mengecam aksi demonstrasi tersebut, meski dirinya mengaku sering berbeda pendapat dengan Mahfud MD.

"Banyak hal yg kadang saya beda pendapat dg prof @mohmahfudmd apalagi tentang bola - tapi saya sangat tidak setuju mendemo rumah dan orang tua beliau krn jelas-jelas hal tsb sdh masuk ke ranah yg sangat pribadi, apalagi kalau mendemo lbu beliau," kata Said Didu dalam akun Twitternya, @msaid_didu.



Diketahui, pasca aksi unjuk rasa ratusan massa ke rumah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, yang ditempati ibunya, Khadidjah di Kelurahan Bugih, Pamekasan, Selasa (1/12/2020), rumah tersebut langsung dikosongkan.

Khadijah langsung dipindah ke tempat yang aman dari ancaman.

Syaiful Hidayat, keponakan Mahfud MD saat dihubungi melalui telpon seluler mengatakan, Khadidjah langsung dievakuasi ke rumah anak-anaknya yang lain untuk mencegah adanya ancaman yang lebih serius lagi.

Mahfud MD langsung menghubungi Syaiful Hidayat agar ibunya segera diamankan.

"Setelah Mahfud MD telepon, kami para keponakan dan saudara Mahfud MD musyawarah mau ditempatkan di mana yang aman," ujar Syaiful Hidayat.

Pria yang akrab disapa Yayak ini menambahkan, beberapa alternatif tempat tinggal sementara ibu Mahfud MD di antaranya di rumah Yayak di Pamekasan, di rumah asal Mahfud MD di wilayah Kecamatan Pegantenan, atau di Surabaya.

Namun, sampai sekarang masih belum diputuskan.

Yayak yang juga dokter spesialis penyakit dalam ini mengungkapkan, pada saat kejadian, di dalam rumah Mahfud MD ada 4 orang yakni ibu Mahfud MD, ibu kandung Yayak, pembantu dan perawat.

Keempat orang itu mengaku ketakutan karena massa di luar pagar terdengar beringas. Pagar besi hendak dirobohkan. Bahkan, rumah itu diancam akan dibakar.

"Penghuni rumah ketakutan. Massa beringas. Mereka mengancam akan membakar rumah jika Rizieq Shihab dipenjara," kata Yayak.

Massa yang aksi ke rumah Mahfud MD, kata Yayak, merupakan massa yang sebelumnya berunjuk rasa ke Polres Pamekasan, yang meminta agar polisi tidak menangkap Rizieq Shihab.

Dalam perjalanan pulang, mereka melanjutkan unjuk rasa ke rumah Mahfud MD. Mereka marah dan merasa tersinggung atas beberapa pernyataan Mahfud MD tentang Rizieq Shihab.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesma