Netral English Netral Mandarin
19:42 wib
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya masih dengan vaksin Sinovac yang dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (27/1/2021). Komjen Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Gempa 5,0 Magnitudo Terjadi di Sumba

Selasa, 29-December-2020 16:10

Gempat 5,0 Magnitudo terjadi di Sumba.
Foto : BMKG
Gempat 5,0 Magnitudo terjadi di Sumba.
10

KUPANG, NETRALNEWS.COM -Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur, namun tidak berprotensi terjadinya tsunami, kata Kepala BMKG Stasiun Waingapu Sumba Timur Arief Tyastama.

Gempa tektonik tersebur terjadi pada pukul 07.37 WIB dengan episenter gempa terletak pada 10,21 LS dan 120,41 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 63 km arah selatan Kota Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur, pada kedalaman 10 kilo meter (km), katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Selasa, (29/12/2020).

Ia menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia.



Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakkan oblique naik (oblique thrust fault).

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock), katanya.

Ia menjelaskan bahwa guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Waingapu II MMI berupa getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Arief mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait dengan dampak gempa bumi.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah, demikian tulis Antara

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani