KUBU RAYA - Afrina Academy Goes to Local Youth Camp sukses digelar pada 22-23 Februari 2025 di Rumah Pintar Melati, Dusun Melati, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara The Local Champions dan Afrina Academy untuk memperkuat peran pemuda Kalimantan Barat sebagai pemimpin lokal yang peduli terhadap isu sosial dan pembangunan daerah. The Local Champions adalah organisasi non-pemerintah (NGO) yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda agar menjadi "Local Champions" di Indonesia. Sementara itu, Afrina Academy merupakan NGO yang bergerak di bidang pendidikan sekaligus sebagai lembaga beasiswa. Afrina Academy Goes to Local Youth Camp merupakan bagian dari Youth Local Camp, sebuah inisiatif yang telah berjalan sejak 2019. Program ini mengusung konsep pelatihan kepemimpinan berbasis perkemahan edukatif yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran sosial kepada peserta agar mampu berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan mereka. "Afrina Academy Goes to Local Youth Camp adalah hasil kolaborasi, di mana Afrina Academy menjadi pendukung utama dalam pendanaan program. Bahkan, Kak Zaskia selaku founder Afrina Academy hadir langsung di lokasi program, meskipun harus datang dari Amerika," ujar Iqbal, pendiri The Local Champions. Menurut Iqbal, masih banyak daerah yang minim program pengembangan bagi anak muda, salah satunya di Kabupaten Kubu Raya. Kalimantan Barat sendiri merupakan salah satu provinsi dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) terendah di Indonesia, terutama dalam domain Partisipasi dan Kepemimpinan. Sebagai bagian dari visi Afrina Academy dalam menyediakan akses pendidikan bagi pemuda di daerah rural Indonesia, Kalimantan Barat menjadi salah satu lokasi prioritas dalam pelaksanaan program ini. "Afrina Academy hadir di Local Youth Camp yang digagas oleh Iqbal dan Jamal, keduanya merupakan penerima Afrina Fellowship 2024," ungkap Zaskia, pendiri Afrina Academy. Zaskia menambahkan alasan Afrina Academy turut berpartisipasi dalam program ini. "Kami ingin memberikan akses pendidikan kepada pemuda yang membutuhkannya, serta memotivasi mereka untuk berani bermimpi besar. Afrina Academy merasa terhormat bisa berada di Desa Kalimas, Kubu Raya. So, thank you for having me and Afrina Academy here!" ujarnya. Sebanyak 15 peserta terlibat dalam program ini, terdiri dari 12 siswa dari SMA 4 Sungai Kakap dan 3 relawan dari Rumah Baca Melati, yang juga menjadi mitra dalam program ini. "Saat melakukan roadshow ke SMA 4 Sungai Kakap, banyak siswa yang berminat mengikuti program ini. Namun, karena keterbatasan kuota, hanya 12 peserta yang terpilih, di antaranya berasal dari OSIS dan PIK Remaja," kata Jamal, fasilitator program. Desi, pendiri Rumah Pintar Melati, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. "Program luar biasa dari Afrina Academy ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di desa kami. Mereka tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga lebih termotivasi untuk berkontribusi dalam membangun desa mereka." Iqbal, pendiri The Local Champions, turut mengucapkan terima kasih kepada Afrina Academy atas dukungannya. "Sebagai penerima Afrina Fellowship, saya dan Jamal merasa sangat bersyukur karena Kak Zaskia mau mendukung program ini, bahkan datang langsung dari Amerika. Semoga semakin banyak program yang dapat melahirkan local champions di daerah, terutama di Kalimantan Barat." Dua peserta terbaik, Mardian Yuswana dan Hiu Siu Lan, juga menyampaikan kebahagiaan mereka. "Terima kasih Afrina Academy atas kesempatan luar biasa ini. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia untuk mencetak lebih banyak local champions," ujar keduanya. Keberhasilan penyelenggaraan Afrina Academy Goes to Local Youth Camp diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak agar lebih aktif dalam pemberdayaan pemuda, khususnya di daerah terpencil. Inisiatif ini diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap komunitasnya.