Netral English Netral Mandarin
18:25wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Akun Twitter-nya Di-suspend, Ade Armando Singgung Demokrat, Anies dan Kadrun

Minggu, 08-Agustus-2021 21:45

Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando
Foto : Istimewa
Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akun Twitter pegiat media sosial Ade Armando, Denny Siregar, Eko Kuntadhi dan Ferdinand Hutahaean kena suspend.

Ade Armando menduga, akun mereka di-suspend karena ulah kelompok yang menyerang secara sistematis, masif dan terencana dengan melapor ke pihak Twitter bahwa akun mereka menyajikan konten yang tidak sesuai dengan aturan Twitter.

"Akun saya, Denny Siregar, Eko Kuntadhi dan Ferdinand Hutahaean itu diserang, di-takedown. Dan keliatannya pelaku adalah sebuah kelompok yang sistematis, terencana, masif hantam buzzer yang nama akunya antara lain yang mengklaim bahwa merekalah yang men-takedown," kata Ade dalam video yang diunggah di akun Facebook-nya, Minggu (8/8/2021).

"Men-takedown artinya mereka rupanya rame-rame melapor ke Twitter sedemikian rupa sehingga Twitter percaya bahwa saya, Denny dan kawan-kawan itu menyajikan muatan-muatan konten yang melanggar aturan-aturan di Twitter," sambungnya.

Ade melanjutkan, tuduhan-tuduhan itu merupakan fitnah karena selama ini konten yang mereka sajikan merupakan kritik dan bukan menyebarkan berita bohong (hoaks) atau kebencian berdasarkan SARA.

"Padahal ya itu kan jelas fitnahlah. Yang kami serang sebetulnya bukan dalam rangka menyebarkan kebencian, SARA atau hoaks atau kebohongan, tapi memang lebih kepada kritik kan," ujarnya.

"Kritik terhadap Partai Demokrat, kritik kepada Anies (Gubernur DKI Jakarta), kritik terhadap kelakuan-kelakuan kadrun dan seterusnya. Tapi rupanya itu dilaporkan rame-rame sehingga akhirnya Twitter men-takedown konten-konten kami," jelas Ade.

Dalam video itu, Ade juga menyatakan bahwa di-takedown-nya akun mereka menjadi bukti bahwa ia dan rekan-rekannya yang selama ini dituduh sebagai buzzeRp bukanlah orang-orang yang membungkam kebebasan berpendapat, tapi justru merekalah yang menjadi sasaran pembungkaman.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli