TEMANGGUNG - Candi Pringapus adalah candi bercorak Hindu yang terletak di Desa Pringapus, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Desa Pringapus terletak di kaki Gunung Sindoro.Lokasinya kira-kira 5 km dari Kecamatan Ngadirejo dan berjarak 32 km arah Timur Laut dari Kota Temanggung. Atau, lokasi candi ini berjarak sekitar 22 km arah barat laut ibu kota, Kabupaten Temanggung. Arca-arca berarsitektur Hindu di candi ini erat kaitanya dengan Dewa Siwa, menandakan bahwa Candi Pringapus bersifat Hindu Sekte Syiwa. Candi Pringapus diperkirakan dibangun sekitar tahun 850 M. Candi ini pernah dipugar oleh Dinas Purbakala pada tahun 1930. Candi Pringapus dibangun untuk memuja Dewa Syiwa dan merupakan replika Mahameru, tempat tinggal para dewata. Ditemukan bukti sebuah arca Lembu Nandini, kendaraan Syiwa, dan relief hapsara-hapsari yang menggambarkan makhluk setengah dewa di candi tersebut. Sejarah Bangunan Candi Pringapus diperkirakan dibangun pada 850 Masehi berdasarkan prasasti yang ditemukan di sekitar candi ketika diadakan restorasi pada tahun 1932. Candi ini merupakan replika Mahameru, yakni nama sebuah gunung tempat tinggal para dewata. Pada bagian lain terdapat arca Durga Mahesasuramardhini. Durga merupakan salah satu perwujudan Uma sebagai dewi cantik dengan berbagai macam senjata anugerah dewa. Sebagai Durga, Uma menurut legenda berhasil mengalahkan raksasa sakti berwujud kerbau yangmengganggu para Brahmana. Di kompleks ini juga terdapat yoni yaitu salah satu perwujudan Uma (istri Siwa) yang berfungsi sebagai alas arca Siwa atau perwujudannya (biasanya berupa lingga). Persatuan lingga dan yoni merupakan simbol penciptaan alam semesta sekaligus simbol kesuburan. Sebagai saksi kebesaran sejarah masa silam, hal lain yang menarik dari Candi Pringapus adalah hiasan Kala berdagu seperti umumnya Kala yang sering ditemukan di daerah Jawa Timur. Candi ini dibangun dengan bahan dari batu andesit dengan luas area sekitar 29,68 meter persegi. Candi Pringapus dihubungkan dengan Prasasti Argapura yang berangka tahun 852 M. Angka tahun yang tertera fondasi candi diduga sebagai tahun terselesaikannya pembangunan candi, yakni pada tahun 850 M. Melihat angka tahunnya, kemungkinan candi ini dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Pintu candi dihiasi dengan kalamakara di atas ambangnya. Tangga candi dibuat tanpa pipi tangga, dan atap candi berbentuk kotak bersusun tiga, makin ke atas makin mengecil, mirip dengan atap Candi Kidal di Jawa Timur. Keindahan Candi Priangapus terletak pada ornamen pahatan yang sangat halus dan indah yang menunjukkan bahwa arsiteknya memiliki cita rasa seni yang tinggi. Bidang-bidang kosong diisi dengan pahatan bunga teratai dan sulur-suluran. Dinding di kanan kiri pintu dihiasi panil pahatan sepasang dewa-dewi dengan hiasan daun-daun yang distilir di atasanya. Dalam candi tersebut, terdapat arca lembu dalam posisi duduk. Di sebelah barat bangunan candi, di tepi 'sendang' (danau kecil) terdapat sebuah lingga dan arca sapi. Konon, arca sapi ini merupakan penjaga ketersediaan air sendang, karena salah satu keunikan sendang tersebut adalah airnya tidak pernah kering meskipun pada musim kemarau berkepanjangan. Lebih lanjut lagi, yuk simak candi ini melalui video berikut: Creator: Primaliya Agustin