Netral English Netral Mandarin
03:08wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
China 'Berpacaran' dengan Taliban, Mustofa: Hati2, Nggak Takut Nanti Muallaf Semua atau Teroris Semua?

Rabu, 18-Agustus-2021 15:40

Mustofa Nahrawardaya
Foto : Twitter/Mustofa Nahrawardaya
Mustofa Nahrawardaya
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Mustofa Nahrawardaya menanggapi kabar bahwa China siap bekerja sama dengan Taliban usai Taliban menguasai Afganistan. 

“Taliban Jika bener China mau 'berpacaran' sama Taliban, tetap harus hati2. Ekstra hati2. Apa nggak takut nanti orang negeri China jadi muallaf semua?” kata Mustofa Nahrawardaya, Rabu 18 Agustus 2021. 

“Atau lebih serem lagi, orang se negeri China jadi teroris semua. Mengerikan. Hahahaha...,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Pemerintah China siap meningkatkan hubungan "persahabatan dan kerja sama" dengan Afghanistan, setelah kelompok Taliban menguasai negara itu.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (16/8/2021), Beijing telah berusaha untuk mempertahankan hubungan tidak resmi dengan Taliban selama penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan, yang mendorong serangan-serangan Taliban hingga akhirnya berhasil merebut ibu kota Kabul pada hari Minggu (15/8).

China berbagi perbatasan sekitar 76 kilometer (47 mil) dengan Afghanistan.

Beijing telah lama khawatir Afghanistan bisa menjadi basis bagi separatis minoritas Muslim Uighur di Xinjiang. Namun, delegasi tingkat atas Taliban bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Tianjin bulan lalu, dan menjanjikan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai basis bagi militan. Sebagai gantinya, China menawarkan dukungan ekonomi dan investasi untuk rekonstruksi Afghanistan.

Pada hari Senin (16/8) ini, pemerintah China mengatakan "menyambut baik" kesempatan untuk memperdalam hubungan dengan Afghanistan.

"Taliban telah berulang kali menyatakan harapan mereka untuk mengembangkan hubungan baik dengan China, dan bahwa mereka menantikan partisipasi China dalam rekonstruksi dan pembangunan Afghanistan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying kepada wartawan.

"Kami menyambut ini. China menghormati hak rakyat Afghanistan untuk secara mandiri menentukan nasib mereka sendiri dan bersedia untuk terus mengembangkan ... hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Afghanistan," imbuh Hua.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli