JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juara lomba menulis artikel feature bertemakan “Wujudkan Net Zero Emission! Ayo Cintai Angkutan Massal” telah diumumkan. Pengumuman pemenang tersebut dibacakan dalam webinar nasional bertajuk "Wujudkan Net Zero Emission!" pada Sabtu (26/10/2024) siang. Lomba ini terselenggara berkat kerja sama netralnews.com (NNC) dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI), Sinau Cagar Budaya (Sigarda), dan Departemen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM), serta didukung oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia Power. Dalam lomba menulis artikel feature ini disediakan dua topik pilihan yakni "Sejarah Angkutan Massal di Kotaku" dan "Cagar Budaya Kereta Api di Kotaku". Lomba tersebut dibagi menjadi dua kategori yakni kategori pelajar SLTA, dan kategori guru/mahasiswa. Pendaftaran dan pengumpulan karya dalam lomba menulis future ini dilakukan pada 20 Agustus hingga 10 Oktober 2024. Kemudian publikasi karya pada 15 Oktober. Sementara seleksi dan penilaian oleh tim juri dilaksanakan pada 15-24 Oktober 2024. Diketuai oleh Taat Ujianto (Wakil Pemimpin Redaksi NNC), dewan juri dalam lomba ini beranggotakan Arif Subekti (Dosen Universitas Negeri Malang), Ika Dewi Retno Sari (Penasihat Sinau Cagar Budaya/ SIGARDA), YC. Kurniantoro dan Widita Fembrian Suryo Kusumo (Redaktur Pelaksana NNC), serta Nazarulli (Redaktur NNC). Lomba ini mendapat antusiasme dari kalangan pelajar, mahasiswa dan guru. Hal terbukti dari banyaknya peserta lomba yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat, dewan juri akhirnya memutuskan pemenang lomba bertemakan “Wujudkan Net Zero Emission! Ayo Cintai Angkutan Massal”. Keputusan pemenang lomba ini termuat dalam Surat Keputusan (SK) No. 03/SK/NNC-UM-SIGARDA-AGSI/VIL/2024 tertanggal 25 Oktober 2024. Surat tersebut ditandatangani oleh Sulha Handayani selaku Pemimpin Redaksi PT. NetraI Kontinental Media dan Taat Ujianto sebagai ketua dewan juri. "Setelah mencermati, menimbang, dan menilai berdasar unsur teknik penulisan, kesesuaian dengan tema, kedalaman topik, kreativitas dan inovasi sudut pandang, serta sumber sejarah yang digunakan, terhadap seluruh karya peserta lomba, maka dengan ini diputuskan pemenang lomba adalah sebagaimana terlampir," bunyi SK lomba menulis artikel feature. "Keputusan Dewan Juri ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat," demikian disampaikan dalam SK tersebut. Sementara itu, Taat Ujianto mengatakan bahwa dengan adanya lomba seperti ini diharapkan dapat mendorong pelajar, mahasiswa, dan guru untuk berpartisipasi dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat luas tentang sejarah dan cagar budaya angkutan massal di kota masing-masing. "Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan tumbuh rasa cinta terhadap angkutan massal. Semakin banyak warga Indonesia mencintai angkutan massal, maka akan ikut berkontribusi menekan emisi karbon menuju net zero emission yang ditargetkan tercapai pada tahun 2060," kata Taat saat pengumuman lomba. Secara spesifik, jelas Taat, tujuan dari lomba menulis artikel feature ini adalah untuk memberikan peran bagi pelajar dan guru tingkat SLTA dalam menggali kekayaan budaya dan sejarah angkutan massal di kota tempat tinggal. Kemudian mengungkap kisah sejarah lokal angkutan massal dari perspektif siswa dan guru, menumbuhkan kesadaran peduli dan mencintai cagar budaya angkutan massal, khsususnya kereta api, serta menumbuhkan kesadaran dan rasa cinta terhadap pentingnya angkutan massal. "Selamat untuk para juara, dan yang belum juara ini hanya masalah waktu. Semangat selalu, tetap produktif, semoga di lomba berikutnya teman-teman bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi," tutup Taat.