JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Satu anggota Brimob kembali tewas ditembak KKB. Politikus Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya ikut mencuit kesal dan mempertanyakan mengapa Densus 88 tak diterjunkan. “Tumbang terus.....hayo Densus 88 segera ke Papua! Siapa tahu sutradara kekejaman ini adalah kaki tangan Ali Khalora?” kata Mustofa Nahrawardaya, Minggu 26 September 2021. Untuk diketahui, kontak tembak antara TNI/Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Bintan, Papua kembali terjadi, Minggu (26/9) pukul 04.50 WIT. Satu polisi dipastikan gugur. Kontak tembak dilepaskan oleh KKB Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Alipki Taplo terhadap personel TNI/Polri yang berada di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dalam insiden tersebut, satu personel Polri, Bharada Muhammad Kurniadi, gugur sekitar pukul 05.45 WIT, karena tekena tembakan pada bagian sisi ketiak kanan. "Memang benar ada anggota yang meninggal dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok, namun saya masih menunggu laporan lengkapnya," kata Kepala Polres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito, kepada ANTARA, Minggu pagi.