Netral English Netral Mandarin
03:15wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Dinyinyirin karena Mau Maju Pilpres Dampingi Anies, Novel: Artinya Mereka Perhatian Kepada Saya

Jumat, 27-Agustus-2021 15:23

Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
Foto : Istimewa
Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menanggapi santai cibiran atau nyinyiran sejumlah pihak usai dirinya menyatakan siap menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Bagi Novel, cibiran atau nyinyiran pihak- pihak tersebut justru memacu semangatnya untuk membuktikan diri bahwa dia layak menjadi kandidat bakal cawapres dan cukup diperhitungkan di Pilpres 2024.

"Masalah nyinyir itu sudah biasa dalam lika-liku kehidupan dan jadikan buat memacu semangat kita," kata Novel kepada netralnews.com, Jumat (27/8/2021).

Lebih lanjut, Novel mengaku ada yang bahkan membully dan memfitnahnya di media sosial lewat meme dan video. Dengan bijak, ia menganggap semuanya itu sebagai bentuk perhatian karena orang- orang tersebut telah meluangkan waktu mereka untuk membuat meme atau video itu.

"Buat saya bullyan serta fitnah sudah biasa khususnya di medsos dengan stiker dan meme yang mereka buat. Bahkan para buzzeRp ada yang membuat video sampai 3,5 menit," ucap Novel.

"Artinya baik yang mendukung atau tidak mereka sudah memberikan perhatian kepada saya bahkan mau berbuat sesuatu," jelas anak buah mantan pentolan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab itu.

Sebelumnya diberitakan, Novel Bamukmin mengaku siap jika dirinya diminta menjadi cawapres mendampingi Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang.

"Siap (maju sebagai cawapres mendampingi Anies). Karena hak warga negara Indonesia untuk memilih dan dipilih, dan dilindungi undang-undang," kata Novel, Kamis (12/8/2021).

"Tentunya semua dengan izin Allah serta doa dan dukungan dari ulama dan umat islam, karena sejatinya negara ini merdeka dengan peran penuh ulama, tokoh dan umat dan peranan umat sudah bangkit di ABI (Aksi Bela Islam) 212," ujarnya.

Novel menyebut, dirinya akan bersilaturahmi ke tokoh agama, tokoh masyarakat dan sowan ke sejumlah partai politik untuk mencari dukungan agar bisa maju di Pilpres 2024 berpasangan dengan Anies.

"Persiapan tentunya akan silaturahim ke para ulama serta tokoh masyarakat dan juga partai-partai, tentunya juga sebagai ulama sudah seperti biasanya bersama mereka dalam berdakwah," ungkapnya.

Novel bertekad, jika terpilih menjadi wapres, maka ia akan mengabdikan seluruh hidupnya demi bangsa dan negara.

Bahkan, Ketua DPP bidang dakwah Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) itu rela tak digaji kalau menjabat sebagai wakil presiden.

"Saya harus siap berkorban untuk negara dan bangsa. Jangankan tidak digaji sebagai wapres, bahkan saya pernah masuk penjara melawan penista agama ketika itu," pungkas Novel. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli