Netral English Netral Mandarin
01:40wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
Duh, Jokowi Bakal Dibunuh jika Tak Bebaskan Imam Besar HRS, Netizen: Ini Bentuk Ancaman Teroris

Jumat, 25-Juni-2021 10:10

Pengguna Facebook bernama Lutpi Anwar dan Habib Rizieq Shihab
Foto : Kolase Netralnews
Pengguna Facebook bernama Lutpi Anwar dan Habib Rizieq Shihab
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Warganet geram dengan viralnya seorang pengguna akun FB bernama Lutpi Anwar yang terang-terangan mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo jika tidak membebaskan Habib Rizieq Shihab (HRS). 

Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak netizen mengecam aksi pengguna FB tersebut. 

Kang Bahar: “Jangan bilang kamu kilaf Emosi ya ? Kamu harus merasakan Tidur di KANDANG BESI LEBIH LAMA dari JUNJUNGANMU RIZIQ.”

Ineu Apriyani: “Jgn sampe pake materai.”

ꦲꦤꦏ꧀ꦩꦱ꧀: “Nunggu berita keciduk nya min...”

Eddy Hariyanto: “Koplak se koplak koplaknya.”

Niko Siregar: “Itu bentuk ancaman teroris.”

Untuk diketahui, baru-baru ini, pengguna Facebook bernama Lutpi Anwar secara terang-terangan mengancam akan mem-bunuh Presiden Jokowi andai tak membebaskan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab dari tahanan.

Bahkan, pria yang diketahui berasal dari Bogor, Jawa Barat itu turut mengirimkan perkataan kasar dan tak pantas kepada pemimpin negara tersebut.

“Harus dibunuh dengan cara apa supaya dia mati? PKI datang ke Indonesia, Jokowi biadab. Ulama besar, al Habib Rizieq dimasukkan ke dalam penjara, Jokowi bangs*t,” tulisnya melalui media sosial Facebook yang kemudian dibagikan ulang akun @narkosun, Kamis 24 Juni 2021.

Pria yang terlihat masih muda itu tak terima, lantaran Jokowi kerap menangkap ulama atau pemuka agama panutannya. Maka, kemarahannya terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut semakin menjadi-jadi.

“Saya tidak rela ulama-ulama dipenjara sama si cungkring,” tegasnya.

Parahnya, di penghujung kalimat, dia mengajak orang lain bersama-sama mengumpulkan tekat untuk membunuh Jokowi. Dia berharap, dengan terbunuhnya Jokowi, Indonesia dipimpin sosok lain yang menurutnya lebih baik.

“Siapkan tekat kalian untuk bunuh Jokowi. Ganti lah presiden. Kita rakyat Indonesia sengsara dipimpin oleh si cungkring. Salam dari saya, Lutpi,” kata dia.

Cuitan Lutpi kemudian diunggah ulang oleh akun @/narkosun di media sosial Twitter.

Hingga tulisan ini dimuat, unggahan tersebut sudah mendapat ratusan komentar, like, dan retweet. Kebanyakan dari mereka langsung mengirimkan aduan ke akun @DivHumas_Polri melalui kolom komentar.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati