Netral English Netral Mandarin
03:34wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Gatot Nurmantyo Ajak Mahasiswa Bangkit saat Bangsa Tercabik-cabik

Jumat, 17-September-2021 13:00

Gatot Nurmantyo
Foto : Istimewa
Gatot Nurmantyo
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pembina Universitas Cokroaminoto, Gatot Nurmantyo mengajak mahasiswa bangkit menghadapi persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Hal tersebut dikatakan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu dalam orasi ilmiah pada sidang senat Universitas Cokroaminoto.

Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga menyinggung peran DPR sebagai penyambung lidah rakyat dan cengkraman oligarki yang telah menggurita di republik ini.

Mantan Panglima TNI ini mengingatkan agar Mahasiswa dan pemuda harus bersatu dalam ikatan nasionalisme disaat kondisi bangsa yang tercabik-cabik saat ini.

"Harmoni dan kohesifitas sosial masyarakat kita hari ini, sangat terganggu dan tidak sehat lagi," ujar Gatot.

Peran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini, menurut Gatot telah dilucuti kewenangannya dan hak-hak konstitusionalnya. Sehingga, hanya bisa berdiam diri lantaran 80 persen keuatan partai politik telah bergabung dengan pemerintah.

"DPR jelas telah dilucuti kewenangan dan hak-hak konstitusionalnya," sesal Gatot.

Cengkraman oligarki juga bertambah kuat ketika biaya politik kian malah dengan adanya keketapan Presidensial Thereshold (PT) 20 persen.

"Sehingga timbullah kemudian kekuatan oligarki (penguasa dan pengusaha) yang sama-sama kepentinganya untuk melanggengkan kekuasaan," pungkas Gatot.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani