Netral English Netral Mandarin
03:55wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Geger Wisata ke Borobudur Dianggap Haram, Ganjar Angkat Suara, Netizen: Peninggalan Nabi Sulaiman kok Haram?

Selasa, 14-September-2021 17:14

Sejumlah pedagang cendera mata menunggu pembeli di pintu masuk Taman WIsata Candi (TWC) Borobudur Magelang, Jateng, Rabu (25/8/2021)
Foto : Antara Foto
Sejumlah pedagang cendera mata menunggu pembeli di pintu masuk Taman WIsata Candi (TWC) Borobudur Magelang, Jateng, Rabu (25/8/2021)
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gegara wisata ke Borobudur disebut-sebut haram, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut angkat suara. 

Sementara itu banyak netizen di akun FB Mak Lambe Turah, Selasa 14 September 2021 juga tak mau tinggal diam menanggapi berita heboh tersebut. 

Rara Amore: “Haram kata wahaboy mah.”

Liong Kim: “Itu kan peninggalan nabi sulaiman, katanya kok haram?”

Sitompul GusWed: “Hnya di negeri ini byk wn-nya yg ribet banget dlm beragama.”

Azka S'Nenti: “Dikit2 haram . Seakan2 punya kapling syurga .mengharm2kan. klo haram gak usah dtgberes kan.”

Yayu Yayu: “Bentar lg berangkat haji naik pesawat haram  ... di wajibkan naik unta.”

Celline Senja: “Haram yoben.yo tak liate dewe.yg mnharamkn gausah liat..beres kn?”

Djoheskilivia Nadeak: “Haram itu beda tipis dgn harum.”

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, angkat bicara soal heboh Ustaz Sofyan Chalid menyebut wisata ke Candi Borobudur haram. Ganjar menyebut siapa saja bisa datang ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

"Boleh siapapun, agama apapun datang," kata Ganjar kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Semarang, Selasa (14/9/2021).

Ganjar lalu menyinggung kunjungan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong XVI Al-Sultan Abdullah Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah yang pernah wisata ke Candi Borobudur bersama keluarganya pada 2019 lalu. Ganjar menyebut Raja Malaysia yang beragama Islam itupun mengagumi keindahan Candi Borobudur.

"Yang di-Pertuan Agong, Raja Malaysia, yang negaranya begitu (muslim) aja datang kok," tegasnya.

Untuk diketahui, video Ustaz Sofyan yang ramai beredar itu tayang pada 3 September 2018 lalu, salah satu pengunggahnya akun YouTube Bismmillah Every***.

Dalam video itu Sofyan tampak membaca secarik kertas yang berisi pertanyaan, 'Apa hukumnya wisata ke tempat ibadah orang kafir contohnya Candi Borobudur?'.

"Hukumnya haram, karena itu termasuk persetujuan terhadap peribadahan mereka makanya kita tidak boleh duduk-duduk bersama orang yang menghina agama. Allah mengatakan kalau kamu duduk bersama mereka kamu seperti mereka," jawab Sofyan seperti dikutip detikcom dalam video tersebut, Senin (13/9).

"Hadirnya kita di situ artinya persetujuan terhadap dia, kalau kita hadir di tempat peribadahan orang kafir sama saja berarti setuju dengan mereka walaupun hati kita nggak setuju tapi kehadiran kita adalah persetujuan itu sendiri. Kita nggak boleh hadir ke situ kecuali untuk satu tujuan, mau membubarkan orang yang beribadah selain kepada Allah," imbuhnya.

Video pendek ini menuai beragam reaksi dari netizen. Di antaranya komentar tersebut banyak juga yang tidak setuju dengan pernyataan Sofyan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani