Netral English Netral Mandarin
22:18wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Heboh! Ganjar Makin Banjir Dukungan, Kali Ini Ketua PDIP Solo, Denny Siregar Tak Disangka Bilang Begini

Jumat, 15-Oktober-2021 10:20

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo
Foto : Surya Solo
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar menanggapi pernyataan Ketua PDIP Solo yang justru menyatakan mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres ketimbang mendukung Puan Maharani.

“Seharusnya @ganjarpranowo jangan terus dihajar dari dalam. Akhirnya malah muncul perlawanan2 di dalam @PDI_Perjuangan.. Jadinya malah Ganjar banjir dukungan..,” kata Denny Siregar, Jumat 15 Oktober 2021.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy menegaskan dirinya akan mendukung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024. Mantan Wali Kota Solo itu tidak peduli jika apa yang disampaikannya dianggap sebagai deklarasi capres.

"Kalau bangsa Indonesia ingin mendapatkan anugerah (ganjaran) ya Ganjar Pranowo, ini dikatakan deklarasi ya monggo yang punya hak untuk memberi sanksi itu DPP," tegas FX Rudy saat ditemui di rumah pribadinya di Pucangsawit, Solo, Kamis (14/10/2021).

Untuk itu, Rudy mengaku sangat mendukung kader yang dikatakan sebagai banteng celeng karena telah mendeklarasikan capres. Rudy juga mengajak kader-kader yang sudah dianggap keluar dari barisan banteng agar tidak perlu berkecil hati.

"Dan itulah demokrasi, cepat lebih menguntungkan itu singkatan celeng. Ini kalau yang namanya mengenalkan orang tidak dari awal ya kapan kenalnya," tuturnya.

Menurutnya, deklarasi itu dilakukan tanpa adanya perintah dari Ganjar, melainkan inisiatif masing-masing kader yang juga rakyat Indonesia. Dasar deklarasi itu menurutnya karena kinerja Ganjar selama ini yang dianggap cukup bagus.

"Dan Pak Ganjar sendiri juga tidak minta untuk dideklarasikan, yang mendeklarasikan adalah rakyat Indonesia yang mengetahui kinerjanya. Jadi tidak salah teman-teman mendeklarasikan itu," urainya.

Rudy juga mengatakan, sebenarnya kader sudah mendapatkan instruksi oleh Ketum Megawati soal dilarang boleh bicara soal capres dan cawapres. Namun, kata Rudy, yang namanya demokrasi masyarakat punya hak menyampaikan pendapat.

"Kalau Solo akan deklarasi ya kami persilakan nanti silakan ke DPC dan aspirasi nanti akan kita serahkan kepada DPP dan DPP, itulah kinerja celeng. Celeng adalah bagaimana meluruskan menjalankan aturan partai sesuai aturan yang ada," ucap Rudy.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi