Netral English Netral Mandarin
06:22wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Horor! Denny Ungkap Korban Kebiadaban Taliban yang Diagungkan Ormas Radikal di Indonesia

Senin, 16-Agustus-2021 08:50

Denny Siregar dan Ilustrasi sosok Bibi Aisha
Foto : Kolase Netralnews
Denny Siregar dan Ilustrasi sosok Bibi Aisha
40

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar mengungkap bagaimana kebiadaban Taliban yang telah menganiaya dan menyiksa seorang perempuan sejak dinikahkan di usia 8 tahun dan di usia 16 tahun harus bernasib tragis.

Berikut catatan lengkap Denny Siregar:

BIBI AISHA & KEJAMNYA TALIBAN..

Kisah Bibi Aisha, bisa jadi adalah salah satu kisah terkejam di dunia..

Bibi Aisha dulu adalah seorang anak perempuan yang berusia 8 tahun yang tinggal di Afghanistan. Dia dinikahkan oleh ayahnya karena berhutang pada anggota Taliban. 

Dan pada usia 16 tahun kemudian, keluarga Bibi Aisha menyerahkannya pada keluarga suaminya yang semuanya pengikut Taliban. Hidup berubah jadi neraka oleh Bibi Aisha karena terus menerus mendapat siksaan, yang kemudian membuat dia akhirnya kabur dari rumah keluarga suaminya.

Bibi Aisha berhasil ditemukan oleh keluarga suaminya. Lalu mereka membuat pengadilan sendiri dan memutuskan Bibi Aisha harus dipotong telinga dan hidungnya. Suaminya yang mengeksekusi Bibi Aisha sendiri di pegunungan Oruzgan. Bibi Aisha yang pingsan ditinggalkan dengan bermandi darah dan dianggap sudah mati saat itu juga.

Untungnya, dalam situasi kritis, Bibi Aisha bertemu dengan beberapa orang baik yang segera menyelamatkan dia. Bibi Aisha kemudian dibawa ke Amerika, karena takut jika dia ditemukan lagi oleh keluarga suaminya, dia akan dicincang.

Foto Bibi Aisha di majalah Time dengan hidung yang hilang dan telinga hilang yang tertutupi oleh rambut, seketika jadi sampul majalah Time tahun 2010. Foto itu viral dan membuka mata dunia betapa kejamnya Taliban, terutama terhadap wanita dan anak perempuan yang mereka anggap hanya budak belaka.

Ketakutan yang sama sekarang melanda warga Afghanistan, ketika Taliban sudah mulai menguasai negara itu. Gelombang pengungsian terjadi disana, mereka menghindari kekejaman Taliban yang pernah mereka saksikan ketika organisasi yang berafiliasi dgn Alqaeda itu pernah menguasai negara mereka.

Dan tampaknya akan terjadi. Taliban sudah masuk Kabul, ibukota Afghanistan. Dimulailah cerita-cerita seram yang akan membuat kita miris, tentang hilangnya rasa kemanusiaan.

Kita harus hati-hati disini. Taliban menjadi simbol baru buat ormas radikal. Gerakan mereka pasti bangkit dan bendera2 Taliban akan dikibarkan..

Kalau kita lengah, entah itu ibu, istri, adik, anak dan saudara kita, akan mengalami peristiwa horor yang sama yang dialami oleh Bibi Aisha..

Seruput kopinya, kawan.. 

Denny Siregar

Taliban Nyaris Kuasai Afganistan

Diberitakan, kelompok Taliban sudah melancarkan serangan di berbagai kota hingga membuat ratusan tentara Afghanistan menyerah. Amerika Serikat (AS) yang sudah menarik lebih dulu pasukannya kini lepas tangan dengan meminta Afghanistan untuk berjuang sendiri.

"Para pemimpin Afghanistan harus bersatu," kata Biden kepada wartawan di Washington, DC. 

"Mereka harus berjuang untuk diri mereka sendiri," imbuhnya seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (11/8/2021).

Lebih lanjut, Biden mengatakan AS akan terus mendukung pemerintah Afghanistan di Kabul. Dia juga menambahkan tak menyesali keputusannya menarik pasukan AS dari negara konflik itu pada 31 Agustus usai dua dekade perang.

Meski meminta Afghanistan berjuang sendiri, pihaknya menekankan bahwa Washington akan terus mendukung pasukan keamanan Afghanistan dengan serangan udara, makanan, peralatan, dan uang untuk pembayaran gaji.

"Kami melatih dan melengkapi lebih dari 300.000 pasukan Afghanistan dengan peralatan modern selama dua dekade," tutur Biden.

"Mereka pasti ingin berperang. Jumlah mereka melebihi jumlah Taliban," imbuhnya.

Saat ini, sudah ada delapan kota yang dikuasia Taliban. Terbaru, Taliban menguasai kota Farah dan Pul-e-Khumri di Provinsi Baghlan dalam selisih beberapa jam saja.

"Taliban sekarang berada di kota ini," kata anggota parlemen Baghlan, Mamoor Ahmadzai kepada AFP.

"Mereka mengibarkan bendera di alun-alun utama dan di gedung kantor gubernur," imbuhnya.

Perebutan kota-kota tersebut pun dikonfirmasi Taliban dalam postingan di Twitter.

Akibat serangan terus-menerus, ribuan warga Afghanistan dilaporkan melarikan diri dari kota-kota yang baru direbut Taliban. Mereka menyebut Taliban melakukan sejumlah aksi brutal, mulai memukul, menjarah, hingga membawa paksa gadis atau janda.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli