JAKARTA, NETRALNEWS.COM- Aktor Jo Byeong Gyu akhirnya kembali muncul di hadapan publik setelah cukup lama absen. Ia menandai comeback-nya ke layar lebar melalui film terbaru berjudul Boy, yang menjadi proyek film pertamanya dalam hampir dua tahun terakhir. Kemunculan ini terjadi di tengah sorotan publik usai kabar kekalahannya dalam gugatan perdata terkait tuduhan kekerasan sekolah. Jo Byeong Gyu hadir dalam acara konferensi pers dan pemutaran perdana film Boy yang digelar pada 6 Januari di CGV Yongsan I’Park Mall, Seoul. Acara tersebut turut dihadiri oleh sutradara Lee Sang Deok serta aktris Jinni. Sebelum konferensi pers dimulai, seluruh pihak yang hadir mengheningkan cipta untuk mengenang aktor senior Ahn Sung Ki yang meninggal dunia pada 5 Januari. Film Boy dijadwalkan tayang di bioskop Korea Selatan pada 14 Januari. Film ini mengusung genre distopia neon-noir berlatar masa depan dekat, dengan kisah cinta yang digambarkan mampu mengguncang tatanan dunia. Dalam film tersebut, Jo Byeong Gyu berperan sebagai Rohan, seorang bos kriminal muda yang beroperasi di kawasan tanpa hukum bernama Texas Hot Springs, tempat kekerasan telah menjadi hal yang biasa. Proyek ini menjadi sorotan karena merupakan aktivitas resmi pertama Jo Byeong Gyu setelah pada November lalu ia dilaporkan kalah dalam gugatan ganti rugi senilai sekitar 4 miliar won Korea. Gugatan tersebut diajukan terhadap seorang individu yang sebelumnya menuduh Jo Byeong Gyu melakukan kekerasan sekolah saat ia menempuh pendidikan di Selandia Baru. Pengadilan memutuskan bahwa bukti yang diajukan tidak cukup untuk membuktikan tuduhan tersebut palsu, sehingga seluruh tuntutan ditolak dan Jo Byeong Gyu diwajibkan menanggung biaya perkara. Meski demikian, pihak aktor telah mengajukan banding. Dalam konferensi pers, Jo Byeong Gyu menjelaskan alasannya menerima proyek Boy. Ia mengaku tertarik dengan gaya penyutradaraan Lee Sang Deok serta merasa bahwa film ini memiliki potensi untuk menarik minat penonton muda kembali ke bioskop. Ia juga membagikan pengalamannya bekerja dengan tim produksi yang mayoritas berusia muda, yang menurutnya membuat proses diskusi dan pertukaran ide menjadi lebih menyenangkan. Sutradara Lee Sang Deok turut menjelaskan mengapa ia tetap memilih Jo Byeong Gyu sebagai pemeran utama. Menurutnya, Jo Byeong Gyu memiliki pemahaman karakter yang kuat dan menunjukkan sikap yang tulus selama proses produksi, sehingga ia tidak ragu untuk bekerja sama meski ada kontroversi yang menyertainya. Melalui film Boy, Jo Byeong Gyu berusaha membuka kembali babak baru dalam karier aktingnya. Ia berharap karya ini dapat diterima dengan baik oleh penonton dan menjadi jembatan komunikasi yang jujur antara film, aktor, dan publik.