SURABAYA – Kelompok Pemberdayaan Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyerahan Mesin Puli Cutter kepada warga sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas usaha mikro dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa yang terdiri dari Widya, Hendrix, Berliana, Duwi, dan Jimi bersama anggota tim lainnya. Penyerahan mesin dilakukan secara langsung kepada perwakilan warga dengan harapan dapat membantu proses produksi yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan berupa penyerahan dan sosialisasi penggunaan Mesin Puli Cutter, yaitu alat yang berfungsi untuk membantu proses pemotongan bahan produksi secara lebih cepat, presisi, dan aman dibandingkan metode manual. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, yaitu Widya, Hendrix, Berliana, Duwi, Jimi, beserta anggota kelompok pemberdayaan masyarakat lainnya. Penerima manfaat adalah warga dan pelaku usaha masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada tahun akademik berjalan. Penyerahan mesin dilakukan langsung di lingkungan masyarakat yang menjadi lokasi pengabdian mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan produktivitas usaha. Selama ini, proses pemotongan bahan masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lebih lama dan tenaga yang lebih besar. Kehadiran Mesin Puli Cutter diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Setelah menemukan permasalahan yang dihadapi, tim merancang solusi berupa pengadaan dan penyerahan Mesin Puli Cutter. Selain menyerahkan alat, mahasiswa juga memberikan edukasi serta demonstrasi penggunaan mesin agar dapat dioperasikan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat. Ketua kelompok, Jimi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi teknologi sederhana namun bermanfaat. “Kami berharap Mesin Puli Cutter ini dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja masyarakat dan menjadi sarana untuk mendukung pengembangan usaha yang mereka jalankan,” ujarnya. Senada dengan itu, anggota tim Hendrix, Berliana, Duwi, dan Jimi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyerahan alat, tetapi juga membangun hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan. Melalui program pemberdayaan masyarakat ini, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.