SURABAYA – Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung pada Mei hingga Juni 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat dan kebutuhan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perubahan pola pemasaran. Berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan yang dilakukan mahasiswa, sebagian besar pelaku UMKM di wilayah Pegirian masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut dan penjualan langsung kepada pelanggan. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran produk menjadi terbatas. Melihat situasi tersebut, mahasiswa Untag Surabaya menyelenggarakan pelatihan yang berfokus pada peningkatan literasi digital dan pemanfaatan media sosial sebagai media promosi. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner hingga produk rumahan. Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar pemasaran digital, pembuatan akun bisnis pada media sosial, strategi penyusunan konten promosi, serta teknik fotografi produk menggunakan telepon pintar. Materi disampaikan secara sederhana dan aplikatif agar mudah dipahami oleh peserta yang sebagian besar masih memiliki pengalaman terbatas dalam penggunaan teknologi digital untuk keperluan usaha. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga memberikan pendampingan secara langsung kepada peserta. Melalui metode tersebut, peserta dapat mempraktikkan cara membuat akun bisnis, mengunggah foto produk, serta menyusun deskripsi produk yang menarik. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap peserta mampu menerapkan materi yang telah diberikan sesuai dengan kebutuhan usahanya masing-masing. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan usahanya. Menurutnya, pelatihan tersebut membuka wawasan baru mengenai cara memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. “Selama ini kami hanya menjual produk kepada pelanggan di sekitar lingkungan tempat tinggal. Setelah mengikuti pelatihan, kami menjadi lebih memahami cara memasarkan produk melalui media sosial agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen,” ujarnya. Dosen Pembimbing Lapangan, Gatot Hadi Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait strategi pemasaran digital yang sesuai dengan karakteristik produk mereka. Beberapa peserta bahkan mulai menerapkan hasil pelatihan dengan membuat akun bisnis dan mempublikasikan konten promosi secara mandiri. Melalui program ini, mahasiswa Untag Surabaya berharap pelaku UMKM di Kelurahan Pegirian dapat semakin memahami pentingnya digitalisasi dalam pengembangan usaha. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secra berkelanjutan Penulis: Shintya Rahma Sari Program Studi Manajemen, Perguruan Tinggi: Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Dosen Pembimbing Lapangan: Gatot Hadi Purwanto