SURABAYA - Puluhan ribu warga Madura memadati area Monumen Arek Lancor untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka Grand Opening Central 88 Pamekasan, Minggu (30/8/2026). Perhelatan yang diinisiasi Barisan Relawan Bani Insan Peduli ini tidak sekadar menjadi ajang perhiasan dan olahraga massal, melainkan juga wadah kepedulian sosial. Seluruh keuntungan penjualan perhiasan dalam momentum Grand Opening Central 88 dialokasikan penuh untuk menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa, sebuah misi kemanusiaan yang menyedot perhatian publik hingga pengusaha ternama Haji Her beli emas 2 kg sebagai bentuk pergerakan ekonomi Madura. Sentuhan Emosional dan Dukungan Konkret Tokoh Pengusaha CEO PT Bawang Mas Grup, H. Khairul Umam (Haji Her), hadir secara langsung memberikan sokongan penuh terhadap integrasi dunia bisnis dan aksi sosial ini. Bagi Haji Her, menyantuni anak yatim bukan sekadar aksi filantropi biasa, melainkan panggilan nurani yang berakar dari pengalaman hidupnya di masa lalu. "Kami pernah berada di posisi anak yatim, sehingga kami sangat memahami beban dan perjuangan mereka," ungkap Haji Her di sela-sela acara, Minggu 30 Agustus 2026. Pembelian Perdana 2 Kg Emas untuk Investasi Sosial Sebagai bukti komitmen nyata, Haji Her melakukan transaksi perdana dengan memboyong emas batangan seberat 2 kilogram. Logam mulia tersebut rencananya akan disimpan sebagai koleksi pribadi sekaligus instrumen investasi jangka panjang. Langkah strategis sang pengusaha kawakan ini memantik optimisme pasar emas lokal di Pamekasan. Selain menggerakkan roda perekonomian daerah melalui transaksi bernilai tinggi, partisipasi aktif para pelaku usaha diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat pra-sejahtera di Madura secara berkelanjutan.