RIYADH - Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi Abdullah Alswaha mengapresiasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) Tiongkok. Ia juga menyampaikan kebanggaan Arab Saudi terhadap kemitraan dengan Tiongkok serta keinginan untuk memperluas kolaborasi bersama perusahaan teknologi dari negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan Alswaha saat menjawab pertanyaan Xinhua dalam konferensi pers pemerintah di Riyadh pada Minggu (30/8), menjelang pembukaan Konferensi Teknologi LEAP 2026 pada Senin (31/8). Saat mengenang kunjungannya ke Tiongkok pada bulan sebelumnya, Alswaha menyoroti kemampuan iptek negara tersebut, terutama dalam bidang kecerdasan buatan, matematika, dan fisika. Menurut dia, Tiongkok memberikan perhatian besar terhadap pengembangan sains dasar. Negara tersebut juga memiliki banyak ahli matematika dan fisika yang turut memperkuat posisi serta daya saingnya dalam bidang iptek di tingkat global. Alswaha menilai kemajuan teknologi Tiongkok telah menjadi perhatian media internasional. Ia menggambarkan perkembangan tersebut sebagai cerminan dari "gelombang besar kemajuan pengetahuan dan teknologi." Ia menambahkan bahwa Arab Saudi telah memperoleh banyak pelajaran dari pengalaman Tiongkok. Karena itu, negaranya menghargai hubungan kemitraan tersebut dan ingin melanjutkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi Tiongkok. Konferensi Teknologi LEAP merupakan ajang teknologi global yang digelar setiap tahun di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Konferensi tersebut pertama kali diselenggarakan pada 2022. LEAP 2026 menjadi penyelenggaraan kelima dan dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 3 September. Mengusung tema "Menuju Dunia Baru" (Into New Worlds), konferensi tersebut turut diikuti oleh sejumlah perusahaan asal Tiongkok.