JAKARTA, NETRALNEWS.COM— Kinerja keuangan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk dengan kode saham CNKO menunjukkan lonjakan tajam sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan tersebut membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp194,59 miliar, meningkat 166,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama di 2024 laba perusahaan tercatat Rp73,03 miliar. Kenaikan signifikan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan serta efisiensi biaya yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun. Pendapatan Usaha Tumbuh Sepanjang 2025, pendapatan usaha PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk tercatat mencapai Rp1,86 triliun. Angka tersebut naik 7,51 persen secara tahunan (year on year) dibandingkantahun sebelumnya yang sebesar Rp1,73 triliun. Di sisi lain, perusahaan juga berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp1,48 triliun, sehingga turut mendorong peningkatan kinerja keuangan secara keseluruhan. Laba Bruto dan Operasional Menguat Efisiensi biaya tersebut berdampak pada peningkatan laba bruto perseroan. Sepanjang 2025, laba bruto perusahaan tercatat Rp380,30 miliar, melonjak 55,31 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kinerja operasional juga mengalami peningkatan. Perusahaan mencatat laba operasional sebesar Rp317,80 miliar, atau naik 76,15 persen secara tahunan. Sementara itu, laba sebelum pajak mencapai Rp247,29 miliar, meningkat 155,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini turut mendorong laba per saham dasar menjadi Rp21,73 per saham, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level Rp8,15 per saham. Aset dan Liabilitas Dari sisi neraca, total aset perusahaan pada akhir 2025 tercatat sekitar Rp891,34 miliar. Sementara itu, perusahaan juga berhasil menekan liabilitasnya. Nilai kewajiban perusahaan tercatat Rp1,95 triliun, turun sekitar 9,72 persen dibandingkan periode sebelumnya. Saham CNKO Sempat Sentuh ARA Kinerja keuangan yang positif tersebut turut mendapat respons dari pasar saham. Pada perdagangan Jumat, 6 Maret 2026, saham CNKO di Bursa Efek Indonesia sempat melonjak hingga menyentuh Auto Rejection Atas (ARA). Harga sahamnya naik 9,84 persen dan ditutup pada level Rp67 per lembar saham. Pergerakan ini mencerminkan optimisme investor terhadap kinerja perusahaan setelah mencatat pertumbuhan laba yang signifikan sepanjang 2025.