DEPOK — Meninggalkan pekerjaan yang mapan bukanlah keputusan yang mudah. Bagi banyak orang, posisi nyaman dengan penghasilan tetap di perusahaan besar merupakan tujuan akhir sebuah karier. Namun, bagi Eril Isdan Pasaribu, kenyamanan justru menjadi titik awal untuk mewujudkan impian yang lebih besar: menciptakan peluang bagi orang lain. Lulus sebagai sarjana pada tahun 1998, Eril memulai perjalanan kariernya di dunia teknologi informasi. Selama hampir dua dekade, ia meniti pengalaman di berbagai perusahaan hingga akhirnya bergabung dengan Microsoft Indonesia. Pengalaman panjang tersebut memberinya pemahaman mendalam mengenai industri teknologi, sekaligus membuka pandangannya bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari jabatan atau penghasilan. Pada tahun 2015, Eril memutuskan keluar dari zona nyaman dan mendirikan PT Logos Teknologi Utama. Perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan solusi perangkat lunak berbasis ekosistem Microsoft untuk memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan. Keputusan tersebut lahir dari keinginan sederhana, tetapi memiliki makna yang besar. Eril ingin hidupnya menjadi berkat bagi lebih banyak orang. "Sebagai profesional tentu kita juga bisa menjadi berkat, tetapi sebagai entrepreneur kita bisa membuka lapangan kerja, merekrut orang-orang baru, mendidik, dan mengembangkan mereka agar memiliki kompetensi di bidang teknologi," ujarnya. Bagi Eril, perusahaan bukan sekadar tempat mencari keuntungan. Perusahaan adalah wadah untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan memberikan kesempatan kepada generasi muda agar dapat berkembang menjadi tenaga profesional. Meski memiliki pengalaman panjang di dunia IT, membangun bisnis dari nol tetap bukan perkara mudah. Berbeda dengan saat menjadi karyawan yang menerima gaji setiap bulan, kini ia harus memikirkan keberlangsungan perusahaan sekaligus kesejahteraan seluruh karyawannya. Tantangan terbesar pada masa awal adalah membangun kepercayaan pelanggan ketika nama perusahaan belum dikenal luas. Dengan jumlah pegawai yang masih sangat terbatas, setiap proyek harus diselesaikan dengan kualitas terbaik agar mampu membangun reputasi perusahaan. Namun, pengalaman selama bertahun-tahun di industri teknologi menjadi bekal penting. Perlahan, kepercayaan pelanggan mulai tumbuh. Dari perusahaan yang awalnya hanya memiliki satu orang pegawai, PT Logos Teknologi Utama berkembang hingga mempekerjakan puluhan karyawan. Perjuangan tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Salah satu pencapaian terbesar adalah ketika PT Logos Teknologi Utama menerima penghargaan sebagai salah satu Best Partner Microsoft Indonesia. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas kualitas layanan perusahaan di tengah persaingan ratusan mitra Microsoft di Indonesia. Meski telah meraih berbagai pencapaian, Eril tetap memandang perjalanan bisnis sebagai proses belajar yang tidak pernah selesai. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Karena itu, ia mendorong para profesional yang telah memiliki pengalaman dan keterampilan untuk berani memulai usaha sendiri. Namun, keberanian saja tidak cukup. Persiapan yang matang, kemampuan melihat peluang, serta ketekunan menjadi bekal utama dalam membangun sebuah bisnis. Di balik seluruh perjalanan tersebut, Eril memegang teguh prinsip hidup yang selalu menjadi pedoman dalam mengambil setiap keputusan. "Percayalah kepada Tuhan, jangan mengandalkan kepada pengertianmu sendiri." Bagi Eril, manusia hanya dapat merencanakan dan mengusahakan yang terbaik, sedangkan hasil akhirnya tetap berada di tangan Tuhan. Prinsip itulah yang terus menguatkan langkahnya dalam membangun PT Logos Teknologi Utama, bukan hanya sebagai perusahaan teknologi, tetapi juga sebagai tempat lahirnya kesempatan, harapan, dan masa depan bagi banyak orang.