JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Inflasi di Indonesia sebagian besar masih didorong oleh sektor pangan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa komoditas pangan seperti beras, cabai, daging ayam, hingga telur sering menjadi penyumbang terbesar inflasi bulanan maupun tahunan. Hal ini karena pangan merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi masyarakat setiap hari, sehingga sedikit kenaikan harga langsung memicu lonjakan inflasi. Beras: Penyumbang Utama Inflasi Beras menempati posisi teratas sebagai penyumbang terbesar inflasi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan harga beras dipicu oleh faktor musim panen, distribusi, hingga kebijakan impor. Karena beras adalah makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia, kenaikan sedikit saja sudah berdampak luas pada daya beli masyarakat. Cabai dan Bawang: Komoditas Volatile Food Selain beras, cabai merah, cabai rawit, dan bawang juga sering menjadi penyumbang inflasi yang cukup tinggi. Harga komoditas ini sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, distribusi antar daerah, hingga fluktuasi pasokan di pasar. Saat musim hujan atau gagal panen, harga cabai bisa melonjak drastis hingga menambah tekanan inflasi. Daging dan Telur Ayam: Sumber Protein Penyumbang Inflasi Inflasi pangan juga kerap didorong oleh harga daging ayam ras dan telur ayam. Permintaan yang tinggi saat momen tertentu seperti Ramadan, Lebaran, dan Natal membuat harga protein hewani ini naik tajam. Selain itu, biaya pakan ternak yang sebagian besar masih impor juga menjadi faktor utama kenaikan harga. Faktor Pendorong Inflasi Pangan Beberapa faktor yang membuat sektor pangan jadi penyumbang inflasi terbesar antara lain: Keterbatasan produksi dalam negeri akibat cuaca dan iklim. Distribusi yang tidak merata antar daerah. Ketergantungan impor pada bahan baku tertentu. Lonjakan permintaan musiman seperti hari besar keagamaan. Biaya logistik dan transportasi yang masih tinggi. Solusi Pengendalian Inflasi Pangan Pemerintah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Bank Indonesia (BI) mendorong strategi 4K untuk menekan inflasi pangan, yaitu: Ketersediaan pasokan Keterjangkauan harga Kelancaran distribusi Komunikasi efektif kepada masyarakat Selain itu, program stabilisasi harga beras, operasi pasar, hingga subsidi pupuk untuk petani menjadi langkah nyata menjaga harga pangan agar tetap terkendali.