JAKARTA - Aura sering dipercaya sebagai medan energi yang memancar dari tubuh seseorang dan bisa terlihat sebagai warna tertentu oleh mereka yang peka terhadapnya. Dalam berbagai kepercayaan spiritual dan budaya, warna aura dikaitkan dengan karakter, suasana hati, hingga kondisi kesehatan seseorang. Merah Aura merah identik dengan energi kuat, semangat, dan keberanian. Orang dengan aura ini cenderung punya kepribadian tegas, penuh gairah, dan tidak takut mengambil risiko. Namun di sisi lain, warna ini juga bisa menandakan emosi yang mudah meledak. Oranye Warna oranye pada aura melambangkan kreativitas dan kehangatan. Pemiliknya biasanya ramah, ekspresif, dan senang bersosialisasi. Aura ini sering dikaitkan dengan jiwa petualang yang selalu ingin mencoba hal baru. Kuning Aura kuning menggambarkan optimisme dan kecerdasan. Orang dengan warna aura ini dipercaya berpikir cepat, mudah beradaptasi, dan memancarkan energi positif ke sekitarnya. Hijau Hijau melambangkan keseimbangan, kedamaian, dan kepedulian terhadap sesama. Pemilik aura ini biasanya punya empati tinggi dan suka membantu orang lain, mirip dengan sifat penyembuh alami. Biru Aura biru identik dengan ketenangan dan komunikasi yang baik. Orang dengan warna ini cenderung tenang, jujur, dan pandai menyampaikan pikirannya dengan jelas. Ungu Warna ungu pada aura sering dikaitkan dengan intuisi kuat dan sisi spiritual yang tinggi. Pemiliknya dipercaya punya imajinasi luas serta ketertarikan pada hal-hal metafisik. Putih Aura putih melambangkan kemurnian dan keseimbangan sempurna antara pikiran, tubuh, dan jiwa. Warna ini jarang muncul dominan dan biasanya menandakan fase transisi atau pencerahan spiritual. Meski menarik untuk dipelajari, penting diingat bahwa penafsiran warna aura lebih bersifat kepercayaan dan spiritual, bukan fakta ilmiah yang teruji secara medis.