JAKARTA, NETRALNEWS.COM- Dua idol dari agensi besar HYBE, yaitu Beomgyu dari TXT dan Heeseung dari ENHYPEN, baru-baru ini ramai dibicarakan setelah menyuarakan ketidaknyamanan mereka terhadap penggunaan teknologi AI (Artificial Intelligence) di dunia K-Pop. Dalam siaran langsung yang mereka lakukan bersama, Beomgyu secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak nyaman dengan karya seni yang dibuat menggunakan AI. Ia menyadari bahwa teknologi ini memiliki manfaat, namun menurutnya, batas antara karya manusia dan karya AI kini semakin kabur. Heeseung yang hadir bersama Beomgyu tampak setuju dengan pendapat tersebut. Ia menambahkan bahwa dirinya sering bingung saat melihat konten online karena sulit membedakan mana yang buatan manusia dan mana yang hasil AI. Beomgyu juga menekankan bahwa seharusnya karya buatan AI diberi label yang jelas agar orang-orang tidak tertipu. Menurutnya, hal ini penting untuk menghormati hasil karya manusia yang dibuat dengan usaha dan kreativitas nyata. Pernyataan mereka langsung mendapat banyak dukungan dari penggemar. Banyak yang setuju dan berharap para penggemar berhenti menggunakan AI untuk membuat gambar atau video idol, karena hal itu dianggap tidak menghormati artis yang bersangkutan. “AI art itu berbeda dengan karya seni manusia. Menggabungkan keduanya sama saja dengan tidak menghargai hasil kerja manusia,” tulis salah satu penggemar di media sosial. Sebelumnya, beberapa idol HYBE lain seperti Yeonjun dari TXT dan Jungkook dari BTS juga pernah menyuarakan ketidaksetujuan terhadap penggunaan AI dalam karya seni. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak artis K-Pop yang mulai terbuka dan kritis terhadap dampak AI di industri hiburan.