PUJON — Apa jadinya jika peserta KKN MAs (Muhammadiyah ‘Aisyiyah) dari berbagai penjuru Indonesia bertemu dalam satu jalur pendakian? Jawabannya hadir melalui Hiking Nusantara, kegiatan jelajah alam yang mempertemukan peserta KKN MAs di kawasan Sumber Pitu, Pujon, Kabupaten Malang, pada 13 Agustus 2026 silam. Bukan sekadar perjalanan menuju air terjun, Hiking Nusantara menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus mengenalkan potensi wisata alam Pujon kepada mahasiswa KKN MAs yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua PCM Pujon, Ustadz H. Zunaedi, M.Pd. Hiking Nusantara dirancang sebagai wadah bagi peserta KKN MAs yang sedang melaksanakan pengabdian untuk berkumpul, berinteraksi, dan menikmati keindahan alam Pujon bersama-sama. “Hiking Nusantara ini bukan hanya tentang perjalanan menikmati alam, tetapi bagaimana kita bisa mempertemukan peserta KKN MAs dari berbagai daerah dalam satu kegiatan. Dari sini diharapkan tumbuh silaturahmi, persaudaraan, dan semangat untuk terus berkolaborasi,” ujar Ustadz H. Zunaedi, M.Pd. Sumber Pitu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki karakteristik alam yang mendukung aktivitas hiking. Kawasan yang berada di Pujon Kidul ini menawarkan suasana alam yang masih asri, udara sejuk, serta panorama hijau yang menemani perjalanan peserta menuju kawasan air terjun. Perjalanan menuju lokasi menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta. Mereka harus melewati jalur trekking yang cukup menantang sebelum akhirnya mencapai kawasan air terjun. Sepanjang perjalanan, peserta tidak hanya menikmati pemandangan alam, tetapi juga saling membantu dan menjaga satu sama lain. Bagi peserta KKN MAs, perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan bersama tidak selalu harus berlangsung di ruang formal. Jalur hiking justru menjadi ruang yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan. Sesampainya di kawasan Sumber Pitu, peserta dapat menikmati keindahan air terjun dan lingkungan alam di sekitarnya. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk beristirahat, mengabadikan perjalanan, sekaligus menikmati salah satu potensi wisata alam yang dimiliki Kecamatan Pujon. Tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi, Hiking Nusantara juga menjadi bentuk pengenalan potensi lokal. Kehadiran peserta KKN MAs dari berbagai daerah di Sumber Pitu menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keindahan alam Pujon kepada mahasiswa yang berasal dari luar Kabupaten Malang. Pertemuan peserta dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah juga membuat kegiatan semakin bermakna. Mereka dapat saling mengenal, bertukar cerita mengenai pengalaman pengabdian di daerah masing-masing, serta membangun jejaring antarmahasiswa KKN MAs. Pada akhirnya, Hiking Nusantara membuktikan bahwa sebuah perjalanan tidak selalu tentang seberapa cepat seseorang mencapai tujuan. Lebih dari itu, perjalanan menjadi bermakna ketika di dalamnya terdapat kebersamaan, saling membantu, silaturahmi, dan pengalaman yang dibawa pulang. Berdasarkan Laporan Oleh salah satu bagian dari KKN MAs, Monica Marchelina Iskandar Melalui Hiking Nusantara, Sumber Pitu tidak hanya menjadi titik akhir perjalanan, tetapi juga menjadi tempat bertemunya peserta KKN MAs dari berbagai penjuru Indonesia dalam satu langkah, satu semangat, dan satu persaudaraan.