JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Film animasi Papa Zola The Movie mencatatkan pencapaian signifikan di bioskop Malaysia dengan mengungguli film Avatar: Fire and Ash. Hingga awal Januari 2026, film tersebut meraih sekitar 3,5 juta penonton dengan pendapatan kotor mencapai 200 juta ringgit Malaysia. Capaian tersebut diungkap oleh sutradara sekaligus penulis dan pengisi suara tokoh Papa Zola, Nizam Abdul Razak, saat ditemui di kawasan Jakarta, Jumat (9/1/2026). Ia menjelaskan bahwa keberhasilan film tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang saling berkaitan. Menurut Nizam, momentum penayangan menjadi salah satu penentu utama. Papa Zola The Movie tayang bertepatan dengan masa libur sekolah, periode yang sama dengan penayangan film-film besar internasional di Malaysia. Penjadwalan tersebut dinilai memberikan keuntungan karena tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di bioskop. Namun, Nizam menegaskan bahwa faktor waktu bukan satu-satunya alasan keberhasilan film animasi tersebut. Dukungan masyarakat Malaysia terhadap film lokal disebut sebagai kunci penting. Dalam beberapa tahun terakhir, penonton dinilai semakin memberikan ruang dan kepercayaan kepada karya animasi dan film produksi dalam negeri. Tren tersebut, menurut Nizam, sudah terlihat sejak satu hingga dua tahun terakhir. Film lokal mulai mendapatkan tempat kuat di pasar, seiring meningkatnya kualitas cerita dan produksi. Selain dukungan penonton, kekuatan cerita juga menjadi faktor penarik. Papa Zola The Movie dinilai menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga tidak hanya menyasar penonton anak-anak. Cerita yang mengangkat nilai keluarga dan perjuangan hidup membuat film ini dapat dinikmati lintas usia. Pendekatan tersebut memperluas segmen penonton dan mendorong angka kunjungan bioskop. Film ini merupakan spin-off dari serial animasi yang telah dikenal luas. Dalam versi layar lebarnya, cerita berfokus pada kehidupan Papa Zola yang kini menjalani hidup sederhana bersama keluarga kecilnya. Papa Zola digambarkan bekerja serabutan demi menghidupi istri dan anaknya. Tanpa disadari, ia dan sang istri sebenarnya memiliki masa lalu sebagai agen rahasia elite yang pernah melindungi Bumi dari ancaman luar angkasa. Konflik memuncak ketika putri mereka diculik oleh kelompok alien jahat yang berencana menguasai dunia. Situasi tersebut memaksa Papa Zola untuk kembali mengingat jati diri lamanya dan menghadapi musuh bersama orang-orang terdekatnya. Kombinasi aksi, emosi keluarga, dan humor menjadi elemen utama yang memperkuat daya tarik film ini. Unsur tersebut dinilai mampu menjangkau penonton dengan latar belakang berbeda. Setelah sukses di Malaysia, Papa Zola The Movie dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Januari 2026. Para kreator berharap film tersebut dapat diterima dengan baik oleh penonton Tanah Air.