JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Proyek baru dari semesta Game of Thrones dikabarkan tengah dikembangkan untuk layar lebar. Warner Bros. disebut mulai menggarap film yang berlatar dunia fantasi karya George R. R. Martin, dengan penulis naskah Beau Willimon yang dipercaya memimpin pengembangan cerita. Informasi mengenai proyek ini pertama kali muncul dalam laporan The Hollywood Reporter yang membahas profil terbaru Martin. Dalam laporan tersebut diungkapkan bahwa pihak HBO bersama divisi film Warner Bros. sedang mengembangkan pendekatan berbeda terhadap kisah di dunia Westeros. Salah satu konsep yang disebut sedang dipertimbangkan berkaitan dengan cerita penaklukan Westeros oleh Aegon I Targaryen, tokoh penting dalam sejarah kerajaan Targaryen. Kisah tersebut sebelumnya juga menjadi latar bagi sejumlah pengembangan cerita di semesta Game of Thrones. Versi layar lebar dari proyek ini dikabarkan dirancang sebagai film fantasi berskala besar dengan pendekatan epik. Produksinya disebut-sebut menargetkan skala visual yang sebanding dengan film seperti Dune, yang dikenal dengan produksi besar serta pembangunan dunia cerita yang kompleks. Gagasan menghadirkan kisah Game of Thrones ke bioskop sebenarnya bukan hal baru. Pada 2013, kreator serial televisinya, David Benioff dan D. B. Weiss, sempat mengusulkan konsep untuk menutup serial tersebut melalui tiga film layar lebar. Ide tersebut disebut terinspirasi oleh model trilogi film The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring dan sekuelnya. Namun pada saat itu HBO memilih untuk mempertahankan format serial televisi. Keputusan tersebut berkaitan dengan strategi bisnis platform yang berfokus pada layanan berlangganan dan produksi serial berseri. Hingga kini, detail lebih lanjut mengenai proyek film Game of Thrones tersebut masih dirahasiakan. Belum ada informasi resmi terkait jadwal produksi, jajaran pemeran, maupun rencana perilisan. Meski demikian, kabar pengembangan proyek ini menambah daftar ekspansi semesta Game of Thrones yang terus berkembang sejak serial aslinya berakhir pada 2019.