JAKARTA - Khitan atau sunat diyakini memiliki efek positif. Efek positif ini di antaranya dari segi kesehatan dan seksualitas. Orang yang dikhitan akan lebih terhindar dari risiko terjangkit berbagai penyakit yang disebabkan virus, bakteri, dan jamur. Bagi pasangannya, pria yang dikhitan juga memberi rasa aman dari terkena penyakit-penyakit tersebut jika mereka melakukan hubungan seksual. Penelitian mutakhir mengungkapkan, orang yang dikhitan akan terhindar dari penularan HIV/AIDS hingga 60%. Dari sisi seksualitas, orang yang dikhitan karena penisnya tak berkulup lagi membuat penisnya lebih sensitif dalam aktivitas seksual. Orang yang dikhitan juga mempunyai tekstur penis yang lebih kasar sehingga bisa memberi kenikmatan yang lebih pada pasangan intimnya. Pada proses pembuahan, pria yang dikhitan lebih memungkinkan mempunyai keturunan karena ketika berhubungan badan, sperma yang dipancarkannya tidak terhalang kulup. Namun demikian, saat melakukan khitan, prosedur medis tidak boleh diabaikan. Prosedur medis yang dimaksud di antaranya: 1. Peralatan Khitan Harus Steril Bila peralatan khitan yang digunakan tidak steril, bisa terjadi infeksi yang menyebabkan kerusakan pada banyak jaringan di sekitar ujung penis. Infeksi ini biasanya ditandai dengan munculnya bengkak yang bernanah. Karena itu, pastikan peralatan yang digunakan steril. 2. Khitan Harus Dilakukan Oleh Orang yang Ahli Jika khitan dilakukan oleh bukan ahlinya, ada risiko terpotongnya ujung saraf di kepala penis. Bila ini terjadi, pria yang dikhitan kelak akan merasakan kurang nikmat saat melakukan hubungan intim. Karena itu, pastikan khitan dilakukan oleh orang yang ahli. Dan mintalah agar ia berhati-hati dalam melakukannya. 3. Pilih Metode Khitan yang Minim Pendarahan Pendarahan yang berlebihan akan menimbulkan rasa sakit yang sangat pada anak yang dikhitan. Hal ini biasanya terjadi pada khitanan yang dilakukan secara konvensional atau tradisional. Hal ini sekarang sudah bisa diatasi dengan ditemukannya berbagai metode khitan modern yang hanya menimbulkan pendarahan sedikit, bahkan hampir tidak sama sekali, dan menimbulkan rasa sakit yang sangat ringan.