MALANG - Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang melaksanakan program UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) di Desa Klanderan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme bagi ibu-ibu PKK Desa Klanderan yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja utama mahasiswa UM BBM yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat serta bernilai guna. Pelatihan diikuti oleh 37 peserta dari total 40 ibu-ibu PKK yang diundang. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik, pengenalan eco-enzyme beserta manfaatnya, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan eco-enzyme menggunakan limbah organik rumah tangga berupa kulit buah dan sayuran yang dicampurkan dengan gula merah dan air sesuai komposisi yang telah ditentukan. Pemilihan program sosialisasi dan pelatihan eco-enzyme didasarkan pada kondisi masyarakat Desa Klanderan yang masih menghasilkan cukup banyak sampah organik rumah tangga, sementara pemanfaatannya belum dilakukan secara optimal. Sebagian besar limbah organik masih dibuang bersama sampah lainnya sehingga berpotensi menambah volume sampah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UM BBM berupaya memberikan solusi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat dalam mengurangi limbah organik sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat sebagai pupuk organik cair, pembersih alami, maupun penyubur tanaman. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi hingga hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti penyampaian materi, mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi, serta berpartisipasi langsung dalam praktik pembuatan eco-enzyme. Antusiasme tersebut menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat terhadap inovasi pengolahan sampah organik yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketua PKK dari Desa Klanderan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan eco-enzyme yang diinisiasi oleh mahasiswa UM BBM. Menurut beliau, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai cara mengelola sampah organik rumah tangga agar memiliki nilai manfaat. Beliau berharap pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu mengurangi jumlah sampah organik sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan eco-enzyme yang dilaksanakan oleh mahasiswa UM BBM. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK memperoleh pengetahuan baru mengenai cara memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Harapan kami, ilmu yang telah diberikan tidak berhenti pada saat pelatihan saja, tetapi dapat dipraktikkan secara rutin di rumah masing-masing dan disebarluaskan kepada masyarakat lainnya sehingga kesadaran dalam mengelola sampah organik semakin meningkat," ujar Ibu Tuti selaku Ketua PKK Desa Klanderan. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, mahasiswa UM BBM tidak hanya memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah organik, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan masyarakat dalam menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga serta mendukung terwujudnya lingkungan Desa Klanderan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.