JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tahun 2026 akan menjadi salah satu tahun dengan jumlah hari libur cukup panjang di Indonesia. Pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama yang totalnya mencapai lebih dari dua puluh hari. Informasi ini penting bagi masyarakat untuk merencanakan agenda keluarga, perjalanan wisata, maupun kegiatan bisnis sepanjang tahun. Daftar Libur Nasional 2026 (17 Hari) 1. 1 Januari (Kamis) – Tahun Baru Masehi 2. 16 Januari (Jumat) – Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 3. 17 Februari (Selasa) – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 4. 19 Maret (Kamis) – Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 5. 29–30 Maret (Minggu–Senin) – Idul Fitri 1447 H 6. 3 April (Jumat) – Wafat Isa Almasih 7. 5 April (Minggu) – Hari Kebangkitan Yesus Kristus 8. 1 Mei (Jumat) – Hari Buruh Internasional 9. 7 Mei (Kamis) – Kenaikan Isa Almasih 10. 25 Mei (Senin) – Hari Raya Waisak 2570 BE 11. 1 Juni (Senin) – Hari Lahir Pancasila 12. 20 Juni (Sabtu) – Idul Adha 1447 H 13. 17 Juli (Jumat) – Tahun Baru Islam 1448 H 14. 17 Agustus (Senin) – Hari Kemerdekaan RI 15. 27 Agustus (Kamis) – Maulid Nabi Muhammad SAW 16. 25 Desember (Jumat) – Hari Raya Natal 17. Tambahan hari besar keagamaan sesuai kalender hijriah Cuti Bersama 2026 (8 Hari) - 2 hari untuk Idul Fitri - 2 hari untuk Natal - 1 hari untuk Imlek - 1 hari untuk Nyepi - 1 hari untuk Waisak - 1 hari untuk Idul Adha Long Weekend 2026 (9 Kali) Kalender 2026 cukup istimewa karena banyak tanggal merah jatuh berdekatan dengan akhir pekan. Beberapa long weekend yang bisa dinikmati antara lain: - Isra Mikraj (16 Januari, Jumat) - Imlek (17 Februari, Selasa, dengan cuti bersama Senin) - Nyepi & Idul Fitri (19–30 Maret) - Wafat & Kebangkitan Yesus Kristus (3–5 April) - Hari Buruh (1 Mei, Jumat) - Kenaikan Isa Almasih (7 Mei, Kamis, dengan cuti bersama Jumat) - Waisak & Hari Lahir Pancasila (25 Mei – 1 Juni) - Hari Kemerdekaan RI (17 Agustus, Senin) - Natal (25 Desember, Jumat, dengan cuti bersama Kamis) Dengan total 25 hari libur resmi dan 9 long weekend, tahun 2026 menjadi salah satu tahun dengan jadwal liburan yang cukup panjang. Hal ini memberi peluang besar bagi sektor pariwisata, transportasi, dan ekonomi kreatif untuk tumbuh. Masyarakat juga bisa lebih leluasa merencanakan perjalanan, liburan keluarga, maupun kegiatan sosial. Libur nasional dan cuti bersama bukan hanya sekadar tanggal merah, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan. Dengan kalender libur 2026 yang cukup panjang, masyarakat diimbau untuk memanfaatkannya secara bijak: baik untuk beristirahat, berwisata, maupun meningkatkan produktivitas.