JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Penyanyi muda Farel Prayoga memutuskan tetap tinggal dan menjalani aktivitas di Jakarta meski mendapat ajakan dari ayah kandungnya untuk kembali ke Banyuwangi. Keputusan tersebut diambil demi menjaga keberlanjutan pendidikan dan pengembangan kariernya di industri musik. Keputusan itu disampaikan setelah adanya pertemuan antara Farel dan ayahnya yang datang ke Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, ayah Farel meminta putranya kembali ke kampung halaman. Namun, Farel menyatakan keinginannya untuk tetap menetap di ibu kota. Manajer Farel, Muhammad Rais, menjelaskan bahwa pilihan tersebut merupakan keputusan pribadi Farel dengan pertimbangan matang. Menurutnya, Farel ingin memastikan pendidikan tetap berjalan seiring dengan aktivitas profesional yang dijalaninya. “Farel ingin karier dan pendidikannya sama-sama terjaga. Pendidikan menjadi prioritas utama yang tidak ingin ditinggalkan,” ujar Rais saat dikonfirmasi. Rais menambahkan, sejak awal pihak manajemen berupaya mengatur jadwal agar kegiatan bermusik tidak mengganggu kewajiban sekolah. Pengaturan waktu belajar menjadi bagian penting dalam pendampingan terhadap Farel. Farel juga membenarkan hal tersebut. Ia menilai keberadaannya di Jakarta memberikan ruang yang lebih besar untuk mengembangkan kemampuan, sekaligus menjaga konsistensi pendidikan formal yang sedang ditempuh. Keputusan untuk bertahan di Jakarta, menurut Farel, bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan langkah tersebut diambil sebagai investasi jangka panjang yang diharapkan berdampak positif bagi keluarganya di masa depan. Rais mengungkapkan bahwa tidak semua pihak memiliki pandangan yang sama terkait pentingnya pendidikan di tengah kesuksesan karier. Namun bagi Farel, sekolah tetap menjadi fondasi utama yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan hidupnya. Dalam kesempatan terpisah, Farel turut menanggapi berbagai pernyataan yang berkembang terkait hubungan keluarganya. Ia berharap keluarga dapat memahami keputusan yang diambil tanpa terpengaruh oleh pihak lain. Farel mengakui rasa rindu terhadap keluarga tetap ada. Namun, kondisi dan sikap tertentu membuatnya memilih menjaga jarak untuk sementara waktu sambil tetap fokus pada tanggung jawab yang sedang dijalani. Meski demikian, Farel berharap hubungan keluarga dapat membaik seiring waktu. Ia menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada masing-masing pihak dengan harapan tercipta saling pengertian. Saat ini, Farel masih aktif berkegiatan di Jakarta, baik dalam dunia musik maupun pendidikan. Ia berkomitmen menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan sekolah sebagai bagian dari persiapan masa depan.