JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di event Saint Laurent Paris Fashion Week, Charlie XCX menghadapi kritik karena unggahan foto Rosé BLACKPINK yang dianggap tidak menghargai. Foto itu menempatkan Rosé di bayangan atau bagian yang kurang terlihat sementara tokoh lain tampil lebih terang dan dominan. Netizen merasa foto tersebut sengaja dipilih untuk mengurangi eksposur Rosé. Menanggapi situasi tersebut, Madonna mengambil langkah yang dipuji banyak orang. Ia mengunggah foto Rosé lain dari event yang sama, menampilkan Rosé dengan penuh cahaya dan senyum, serta menandai (tag) Rosé dalam unggahannya. Foto itu menempatkan Rosé sebagai pusat perhatian secara positif. Unggahan Madonna langsung tersebar luas di komunitas online Korea. Banyak netizen memuji tindakan Madonna sebagai “queen behavior” atau sikap seorang pengagum besar yang melakukan sesuatu untuk mendukung sesama artis. Mereka memuji bagaimana Madonna mengangkat citra Rosé dibanding unggahan sebelumnya yang dianggap kurang adil. Reaksi publik menyebut Madonna berbeda karena memilih menunjukkan Rosé dengan cara yang hangat dan positif, sementara Charlie XCX dianggap menyudutkan dalam foto aslinya. Banyak komentar mengatakan Madonna lebih menghargai Rosé daripada yang dilakukan oleh Charlie XCX. Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa bagaimana seseorang dipotret di media sosial, bagaimana dia ditampilkan, siapa yang dipilih dalam foto, bisa sangat berarti. Tidak hanya soal gambar, tetapi juga soal rasa hormat dan representasi terhadap sesama selebriti.