JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mata kuliah berpraktikum MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya merupakan mata kuliah yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan manajerial dalam merencanakan, mengelola, serta mengevaluasi sebuah acara berskala besar. Mata kuliah ini menjadi jembatan antara teori pariwisata dan manajemen dengan praktik langsung di industri event. Pada tahun 2026, kelompok penyelenggara Diversum Synergasia memilih Kampung Jepang Bali (JEBAL) yang berlokasi di Jalan Manukan Lor IV, Surabaya, sebagai venue pelaksanaan kegiatan. Dalam penyelenggaraannya, Diversum Synergasia melibatkan kolaborasi dua kelas yang bekerja sama untuk menunjang keberhasilan acara. Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan dalam acara ini, di antaranya lomba fotografi, turnamen Mobile Legends, kompetisi cosplay, serta tenant UMKM. Tenant tidak hanya diisi oleh mahasiswa Untag Surabaya dari Program Studi Ilmu Komunikasi dan Administrasi Bisnis, tetapi juga terbuka bagi warga sekitar Kampung Jepang Bali. Selain itu, seluruh kompetisi yang diadakan tidak hanya diperuntukkan bagi peserta internal Untag Surabaya, melainkan juga terbuka bagi masyarakat umum. Acara berlangsung dengan meriah dan ramai. Antusiasme warga sekitar memberikan kesan tersendiri terhadap keberlangsungan kegiatan ini. Kehadiran dan sambutan dari dosen Untag Surabaya, pengurus RT, serta pengelola Kampung Jepang Bali semakin menambah makna kebersamaan dan kekeluargaan dalam acara tersebut. Diversum Synergasia dalam Perspektif 5W+1H 1. What (Apa) Apa alasan Diversum Synergasia memilih Kampung Jepang Bali sebagai venue tahun ini? Diversum Synergasia memilih Kampung Jepang Bali dengan tujuan memperkenalkan destinasi wisata tematik tersebut kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak wisatawan yang mengenal Kampung Jepang Bali dan tertarik untuk berkunjung di masa mendatang. 2. Who (Siapa) Siapa saja yang terlibat dalam acara Diversum Synergasia tahun ini? Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi mahasiswa Untag Surabaya, peserta lomba, dosen Untag Surabaya, warga sekitar, media yang meliput acara, serta pengurus Kampung Jepang Bali yang turut membantu dan mendukung jalannya kegiatan sejak persiapan hingga pelaksanaan. 3. When (Kapan) Kapan Diversum Synergasia 2026 dilaksanakan? Acara Diversum Synergasia dilaksanakan pada 13 Juni 2026. Pada hari yang sama juga diselenggarakan sesi awarding bagi para pemenang lomba fotografi, cosplay, Mobile Legends, serta penghargaan untuk inovasi dan kostum terbaik yang digunakan oleh para tenant. 4. Where (Di Mana) Di mana Diversum Synergasia tahun ini dilaksanakan? Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Jepang Bali (JEBAL) yang berlokasi di Jalan Manukan Lor IV, Surabaya. 5. Why (Mengapa) Mengapa Kampung Jepang Bali dipilih sebagai lokasi acara? Pemilihan Kampung Jepang Bali didasarkan pada keinginan Diversum Synergasia untuk membantu memajukan serta memperkenalkan destinasi wisata lokal tersebut kepada masyarakat luas. Kampung wisata ini menawarkan suasana unik melalui perpaduan budaya Jepang dan Bali yang menjadi daya tarik tersendiri di Kota Surabaya. 6. How (Bagaimana) Bagaimana respons masyarakat terhadap acara Diversum Synergasia tahun ini? Masyarakat terlihat antusias dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan. Para pemenang lomba merasa bangga atas pencapaian mereka, tenant merasa puas karena produk yang dijual mendapatkan respons positif dari pengunjung, sementara anak-anak di sekitar Kampung Jepang Bali tampak gembira karena lingkungan mereka dipenuhi aktivitas dan pengunjung, terlebih acara berlangsung pada malam Minggu yang ramai. Diversum Synergasia bukan sekadar kegiatan praktikum mahasiswa, melainkan sebuah wadah pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi berbagai pihak. Kegiatan ini tidak hanya melatih mahasiswa dalam merencanakan dan menjalankan sebuah event secara profesional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan pengembangan wisata lokal di Kampung Jepang Bali. Melalui kerja sama dua kelas yang berbeda, mahasiswa belajar mengenai pentingnya komunikasi, koordinasi, tanggung jawab, dan kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama. Kelancaran acara Diversum Synergasia 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu menghasilkan kegiatan yang sukses dan bermanfaat. Keberhasilan acara ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya pengelola Kampung Jepang Bali yang telah memberikan izin serta pendampingan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Diversum Synergasia 2026 berhasil menjadi ajang pembelajaran sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan potensi wisata lokal di Kota Surabaya.