MALANG - Suasana sore di Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, kini terasa semarak setiap akhir pekan. Bertempat di area Embung dan Balai Desa Malangsuko, puluhan ibu-ibu terlihat antusias dan penuh semangat mengikuti Senam Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) yang rutin diadakan setiap hari Minggu pukul 16.00 WIB. Program kebugaran yang digagas oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang (UM) melalui kegiatan Belajar Bersama Masyarakat (BBM) ini sukses menarik minat besar warga. Meski awalnya hanya dirancang sebagai kegiatan olahraga sederhana, partisipasi masyarakat justru meningkat pesat hingga jumlah peserta mencapai lebih dari 30 orang di setiap sesinya. Variasi gerakan dalam senam ILDI yang dibawakan secara berkala menjadi daya tarik tersendiri. Meski membutuhkan waktu penyesuaian pada awalnya, para peserta justru merasa tertantang dan menikmati setiap alunan irama yang mengiringi gerakan. Salah satu peserta asal RT 21 RW 8, Ibu Purwati, menyampaikan bahwa gerakan senam tersebut sebenarnya mudah dikuasai jika dipelajari dengan sungguh-sungguh. Ia juga merasakan langsung manfaat fisik dari kebiasaan berolahraga rutin setiap hari minggu sore. “Kalau orang nggak pernah senam mungkin sulit ya tapi kalau dipelajari betul betul juga enak, juga cepat bisa. Nggak gampang capek dan sakit sakit. Biasanya saya kalau pusing tuh dipakai senam itu enak” ungkap Ibu Purwati. Selain berfungsi sebagai sarana menjaga kesehatan fisik, program mingguan ini juga telah berkembang menjadi wadah silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga desa serta antara warga dengan mahasiswa KKN UM yang sedang mengabdi di sana. Atas kebersamaan yang telah terjalin, Ibu Purwati menyampaikan rasa terima kasih sekaligus doa terbaiknya bagi keinginan program maupun masa depan para siswa. Ia berpesan, “Mudah-mudah semua yang diberikan pada kami bermanfaat untuk semua masyarakat. Juga anak-anak semuanya sukses, tercapai cita-citanya, terus selalu sehat, selalu jadi kebanggaan orang tua.”