PASURUAN - Gelak tawa anak-anak mewarnai rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, pada pertengahan Juli. Melalui pengenalan "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" hingga kegiatan outbound, mahasiswa KKN 126 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya turut mendampingi siswa-siswi mengikuti proses belajar yang interaktif sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter positif sebagai bagian dari upaya mendukung Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Pada salah satu dari lima hari pelaksanaan MPLS, mahasiswa KKN 126 mendapat kesempatan mengisi kegiatan bagi siswa kelas satu dengan materi "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Suasana kelas terasa hangat sejak awal ketika para mahasiswa mengajak anak-anak berkenalan dan berdialog melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana yang dekat dengan keseharian mereka. "Siapa anak hebat yang hari ini bangun pagi?" tanya salah satu mahasiswa. Serentak tangan-tangan kecil terangkat dengan wajah penuh antusias. Pertanyaan lain seperti, "Anak-anak hebat kelas satu hari ini sudah makan bergizi?" pun disambut dengan jawaban lantang yang diselingi tawa riang. Materi tidak disampaikan secara satu arah. Mahasiswa KKN mengajak anak-anak menyanyikan lagu "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", dilanjutkan dengan sesi ice breaking untuk melatih fokus sekaligus mengembalikan semangat belajar. Sebagai penutup, permainan "Bisik Kata Berantai" menjadi momen yang menguji kerja sama sekaligus mengundang gelak tawa sebelum para siswa kembali ke rumah masing-masing. Keceriaan itu berlanjut pada penutupan rangkaian MPLS yang dikemas melalui kegiatan outbound. Setelah senam pagi bersama, sekitar 72 siswa SDN Dukuhsari mengikuti berbagai permainan edukatif yang dipandu mahasiswa KKN 126 UINSA. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok kecil yang terdiri atas siswa kelas 1 hingga kelas 3 dan kelompok besar yang berisi siswa kelas 4 hingga kelas 6. Beragam permainan seperti estafet karet, menara gelas plastik, kardus berantai, octopus, tupai, pohon dan pemburu, serta bola di atas rafia berhasil menghidupkan suasana. Sorak sorai penyemangat terdengar di setiap sudut lapangan ketika setiap kelompok berusaha menyelesaikan tantangan bersama. Bukan sekadar bermain, setiap permainan dirancang untuk melatih komunikasi, kerja sama, kepercayaan diri, hingga kemampuan memecahkan masalah secara kelompok. Kepala SDN Dukuhsari, Karmila, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam rangkaian kegiatan tersebut. "Kami segenap guru di sini berterima kasih kepada kakak-kakak KKN karena sudah membantu mengisi acara, berbagi ilmu, dan berinteraksi dengan siswa-siswi kami," ujarnya pada Sabtu (18/07/2026) Perwakilan mahasiswa KKN 126 UINSA, Muhammad Ghozi, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan. "Alhamdulillah Kegiatan MPLS di SD Dukuhsari bersama Mahasiswa KKN berjalan dengan lancar, dan memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan dan berkesan," katanya. Di balik berbagai aktivitas yang menyenangkan, tersimpan pesan yang lebih besar. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai penting mengenai lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi anak. Melalui materi "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", siswa diajak mengenali kebiasaan positif, belajar menyayangi diri sendiri, serta membangun kepedulian terhadap teman-temannya Semangat tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai penghargaan, kepedulian, dan perlindungan terhadap anak sejak usia dini. Dengan demikian, rangkaian MPLS dan outbound tidak hanya meninggalkan kenangan menyenangkan bagi para siswa, tetapi juga menjadi langkah kecil dalam membangun budaya yang mendukung tumbuh kembang anak, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.