JAMBESARI, NETRALNEWS.COM - Mahasiswa Kuliah Keja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah pertanian melalui program kerja pembuatan Biochar yang diolah menjadi Biotron. Program ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan alternatif pemanfaatan limbah pertanian sekaligus mendukung masyarakat desa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 dan diawali dengan proses pembuatan Biochar menggunakan alat sederhana berupa tong yang dilengkapi cerobong pada bagian tengah. Tong tersebut ditutup rapat untuk meminimalkan masuknya udara sehingga proses pembakaran berlangsung dalam kondisi sedikit oksigen. Berbagai limbah pertanian seperti serabut kelapa, limbah tusuk sate, potogan kayu, sekam padi, dan bahan organik lainnya, dimanfaatkan sebagai bahan baku. Bahan-bahan tersebut kemudian dibakar selama kurang lebih 1-7 jam sesuai dengan jenis limbah yang akan dibakar hingga berubah menjadi arang. Setelah proses pembakaran selesai, arang yang dihasilkan ditumbuk hingga halus untuk kemudian melalui tahap berikutnya. Arang halus tersebut dicampurkan dengan NaOH, NaCl, dan POC (Pupuk Organik Cair), kemudian difermentasi selama kurang lebih dua hari. Setelah proses fermentasi selesai, campuran diangin-anginkan dengan cara dikeringkan tanpa terkena paparan langsung sinar matahari. Tahapan tersebut dilakukan hingga menghasilkan Biotron yang siap dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian. Tidak hanya berfokus pada proses pembuatan, mahasiswa KKN juga mekasanakan sosialisasi kepada mayarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian dan penggunaan Biotron. Kegiatan tersebut mendapat responsyang angat positif dari masyarakat. Dari estimasi awal sekitar 20 warga, kegiatan sosialisasi justru berhasil diikuti oleh 31 warga. Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlagsung. Masyarakat tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif mengenal proses pembuatan dan pemanfaatan Biotron. Warga diberi kesempatan untuk melihat serta mencoba secara langsung alat peraga Biochar yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN untuk desa. Tingginya pasrtisipasi masyarakat menunjukkan bahwa inovasi pemanfaatan limbah pertanian tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan desa. Keberadaan alat peraga yang diinggalkan untuk desa juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran sekaligus membantu masyarakat dalam mengolah limbah pertanian yang sebelumnya kurang termanfaatkan. Melalui program ini mahasiswa KKN UMM berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai penolahan limbah pertanian menjadi produk yang lebih bermanfaat serta memiliki nilai guna bagi sektor pertanian. Program pembuatan Biochar dan Biotron ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal dan berkelanjutan.