KEDIRI, NETRALNEWS.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Malang Berbasis Belajar Bersama Masyarakat (KKN UM BBM) Desa Klanderan menghadirkan kegiatan pembinaan anak yatim piatu melalui kolaborasi bersama Muslimat NU Cabang Klanderan. Kegiatan yang berlangsung Jumat (10/7/2026) di TK Dharmawanita, Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, ini mengusung konsep pembelajaran kreatif yang dikemas secara menyenangkan. Program tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak, sekaligus mengembangkan kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai kebersamaan melalui berbagai aktivitas edukatif. Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Asar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan doa bersama. Pada sesi utama, mahasiswa KKN mengajak anak-anak membuat gantungan kunci (ganci) menggunakan kawat bulu (pipe cleaner). Aktivitas tersebut dirancang sebagai media pembelajaran kreatif untuk melatih keterampilan motorik halus, ketelitian, sekaligus mendorong anak-anak berani menuangkan ide mereka. Tidak hanya berkarya melalui kerajinan tangan, anak-anak juga mengikuti kegiatan Pohon Harapan. Dalam kegiatan ini, mereka menuliskan cita-cita, harapan, maupun doa pada secarik kertas yang kemudian ditempelkan pada media berbentuk pohon harapan. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak diajak untuk memiliki impian, menumbuhkan motivasi, serta percaya bahwa setiap harapan dapat diwujudkan melalui usaha dan doa. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN UM BBM berperan aktif mendampingi setiap proses yang dilakukan anak-anak. Pendampingan dilakukan dengan pendekatan interaktif sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman, antusias, dan bebas mengekspresikan kreativitasnya. Suasana hangat terlihat sepanjang acara. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan kegiatan hingga penutupan yang diakhiri dengan doa bersama dan sesi dokumentasi. Ketua Pembinaan Anak Yatim Piatu sekaligus perwakilan Muslimat NU Cabang Klanderan, Bu Pat, mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang dinilai memberikan warna baru dalam kegiatan pembinaan anak-anak. "Adanya mbak sama mas-mas KKN di sini sangat membantu. Apalagi kegiatan membuat ganci dan pohon harapan merupakan hal baru bagi anak-anak dan sebelumnya belum pernah dilakukan. Harapannya untuk adik-adik mahasiswa, semoga ilmunya dapat bermanfaat di tempat masing-masing atau boleh juga kembali ke Klanderan. Dari saya mengucapkan terima kasih banyak atas segala ilmu dan bantuannya di sini," ujar Bu Pat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung proses pembinaan generasi muda di tingkat desa. Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, mahasiswa KKN UM BBM tidak hanya menghadirkan pengalaman baru bagi anak-anak yatim piatu, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat belajar. Ke depan, sinergi antara Universitas Negeri Malang dan masyarakat Desa Klanderan diharapkan terus berkembang melalui berbagai program yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan serta memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.