WAKATOBI, NETRALNEWS.COM — Bendera Merah Putih sepanjang 108 meter dibentangkan di kawasan pesisir Desa Mola Nelayan Bhakti, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (30/7/2026). Aksi tersebut menjadi bagian dari penutupan program PPI Dunia Mengabdi 2026 Chapter Sulawesi sekaligus momentum menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembentangan bendera dilakukan oleh tim PPI Dunia Mengabdi bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Sulawesi Tenggara, yakni Ikatan Alumni SMA Negeri 4 Kendari, BEM Universitas Halu Oleo, BEM FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari, BEM ITBM Wakatobi, serta BEM STIE 66 Kendari. Kegiatan yang berlangsung di kawasan pesisir Desa Mola Nelayan Bhakti tersebut menjadi puncak rangkaian pengabdian mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di dalam dan luar negeri. Desa Mola dipilih sebagai lokasi pengabdian karena memiliki potensi bahari yang besar dan menjadi salah satu kawasan yang dihuni mayoritas masyarakat Suku Bajo yang terkenal sebagai pengembara laut. Kepala Desa Mola Nelayan Bhakti, Derdi, S.Sos., menyebut pembentangan bendera sepanjang 108 meter tersebut menjadi catatan sejarah bagi wilayahnya. “Ini adalah sejarah pertama kali yang dilakukan di Wakatobi,” ujar Derdi dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PPI Dunia Mengabdi yang telah memilih Desa Mola Nelayan Bhakti sebagai lokasi kegiatan. “Kami sangat berterima kasih karena telah memilih Desa Mola Nelayan Bhakti sebagai tempat kegiatan PPI Dunia Mengabdi 2026 Chapter Sulawesi. Ini merupakan suatu kehormatan karena kedatangan mahasiswa hebat Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri dan dalam negeri,” katanya. Menurut Derdi, kehadiran tim PPI Dunia Mengabdi mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai memberikan ruang bagi warga, khususnya generasi muda, untuk berinteraksi dan memperoleh wawasan dari mahasiswa Indonesia yang memiliki pengalaman pendidikan di berbagai negara. Sementara itu, Koordinator PPI Dunia 2025/2026, Andika Ibrahim Nasution, menyampaikan terima kasih atas sambutan luar biasa masyarakat Wakatobi selama pelaksanaan program. “Terima kasih kami sudah diterima dengan baik di Wakatobi. Program ini menjadi sejarah karena PPI Dunia berhasil melakukan pengabdian pertama kali di pulau terluar Sulawesi,” ujar Andika. Andika menegaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PPI Dunia untuk memperluas pengabdian ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di Indonesia. Tinggalkan Dampak bagi Masyarakat Sebelum ditutup dengan pembentangan bendera, program PPI Dunia Mengabdi Chapter Sulawesi telah berlangsung selama sekitar sepekan dan melibatkan masyarakat Desa Mola Nelayan Bhakti secara langsung. Sejumlah kegiatan dilaksanakan, mulai dari sosialisasi hidup bersih dan sehat, petualangan gigi sehat, mengajarkan wawasan kebangsaan, mengajarkan baca tulis Al-Qur'an, hingga kegiatan bermain dan belajar literasi bersama anak-anak desa. Tim juga menggelar talkshow mengenai perkuliahan di luar dan dalam negeri. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar dan masyarakat setempat untuk memperoleh informasi mengenai akses pendidikan serta pengalaman mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di berbagai negara. Selain program edukasi, PPI Dunia Mengabdi turut menyerahkan bantuan berupa buku bacaan bagi anak-anak Desa Mola Nelayan Bhakti. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan budaya literasi di kalangan generasi muda Wakatobi. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara juga menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak Suku Bajo. Mereka diperkenalkan pada berbagai peluang pendidikan tinggi tanpa harus kehilangan identitas budaya dan semangat kemaritiman yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat. Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 108 meter menjadi simbol penutup rangkaian pengabdian tersebut. Di tengah kawasan pesisir Wakatobi, aksi itu membawa pesan bahwa semangat kebangsaan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kontribusi nyata generasi muda bagi masyarakat. Melalui program PPI Dunia Mengabdi 2026, semangat Bhumi Nusantara Loka Bhakti kembali diwujudkan dengan menghadirkan mahasiswa Indonesia di wilayah yang membutuhkan perhatian dan penguatan kapasitas masyarakat. Pengabdian di Wakatobi diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.